Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 31 Juli 2026
BMKG Catat 96 Gempa Guncang NTB Sejak 26 Agustus
BERITABALI.COM, NTB.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 96 kejadian gempa bumi di wilayah NTB dan sekitarnya pada minggu kelima Agustus periode 26 Agustus - 2 September 2022. Gempa yang terjadi bermagnitudo <3.0 dan kedalaman dangkal <60 km.
Menurut Kepala Stasiun Geofisika Mataram, Ardhianto Septiadhi dari 96 kejadian tersebut terdapat satu kejadian gempa bumi yang dirasakan pada 28 Agustus 2022 pukul 16:09:56 Wita berlokasi di 9.49° LS – 117.14° BT dengan M 4.3 dan kedalaman 33 km di wilayah Sumbawa Barat II - III MMI.
Analisa gempa bumi di wilayah NTB dan sekitarnya Minggu Kelima Agustus Periode 26 Agustus - 2 September 2022 dikelompokkan menjadi 4 bagian yaitu gempa bumi berdasarkan magnitudo, frekuensi kejadian, kedalaman tiap kejadian gempa bumi dan dominasi sumber gempa bumi.
"Berdasarkan grafik frekuensi kejadian gempa bumi minggu kelima periode 26 Agustus - 2 September 2022 terlihat kejadian gempa bumi terbanyak pada tanggal 26, 28 Agustus dan 1 September 2022 sejumlah 17 kejadian," katanya.
Sementara itu, berdasarkan besar magnitudo gempa dengan M < 3 sebanyak 72 kejadian, gempa dengan 3 ≤ M < 5 sebanyak 24 kejadian dan 0 kejadian untuk gempa dengan M ≥ 5. Pada tanggal 26 Agustus 2022 mendominasi kejadian gempa bumi di Minggu Kelima Agustus Periode 26 Agustus - 2 September 2022 dengan jumlah 14 kejadian pada rentang M < 3.
Baca juga:
2.326 Orang Mengungsi Akibat Gempa Mentawai
"Berdasarkan kedalaman gempa bumi dengan kedalaman < 60 km sebanyak 75 kejadian, gempa bumi dengan 60 km ≤ D ≤ 300 km sebanyak 21 gempa bumi dan 0 kejadian gempa bumi dengan kedalaman > 300 km.
Sedangkan berdasarkan kondisi seismisitas wilayah NTB dan sekitarnya minggu kelima Agustus Periode 26 Agustus - 2 September 2022 aktivitas gempa bumi didominasi di daerah sumber gempa bumi Back Arc Thrust Utara Sumbawa dan Bima, Sesar Lokal Sumbawa Barat serta subduksi Selatan Lombok.
"Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," katanya. (sumber:suara.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3907 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3057 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2092 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2050 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun