Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 8 Agustus 2026
BMKG Ungkap Penyebab Cuaca di Bali Hujan Akhir-akhir Ini
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Munculnya Lalina dan Suhu muka laut yang masih hangat menjadi faktor penyebab tingginya curah hujan di beberapa wilayah Bali khususnya di Kabupaten Karangasem belakangan ini.
Seperti diungkapkan oleh Koordinator Bidang data dan Informasi Balai Besar MKG Wilayah III, I Nyoman Gede Wiryajaya saat dihubungi Senin, malam (1/7/2022).
Kedua faktor tersebut memang menyebabkan potensi turunnya hujan di beberapa zona wilayah yang belum memasuki musim kemarau.
"Adanya Lanina dan Suhu muka laut yang masih hangat menyebabkan penguapan sehingga ini akan berdampak terhadap curah hujan," jelas Wiryajaya.
Secara umum, dikatakan Wiryajaya wilayah Bali dibagi menjadi 15 zona musim. Dimana saat ini 12 zona musim sudah memasuki musim kemarau sedangkan 3 zona masih dalam musim hujan.
Berdasarkan data yang disampaikan, dari 3 zona musim yang masih dalam musim hujan tersebut, terdapat sebanyak 17 titik pos hujan yang tersebar di beberapa wilayah Bali.
Dimana 3 titik pos hujan diantaranya merupakan wilayah Kabupaten Karangasem yaitu wilayah Besakih, Sidemen, dan Amlapura.
Selain curah hujan, BBMKG juga memperingatkan untuk mewaspadai potensi gelombang tinggi yang dapat terjadi di perairan wilayah selatan Bali - NTB dimana tinggi gelombang laut diprediksi mencapai setinggi 2.5 sampai 4.0 meter.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4332 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1462 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 956 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 889 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 785 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun