Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 7 Agustus 2026
BNK Karangasem Gelar Donor Darah
Peringati Hari Sumpah Pemuda
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Memperingati hari Sumpah Pemuda ke-93, Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Karangasem bekerjasama dengan PMI melaksanakan kegiatan donor darah pada Kamis, (28/10/2021).
Kegiatan yang bertempat di halaman Kantor BNK Karangasem tersebut diikuti oleh puluhan peserta donor baik dari anggota BNK Karangasem, relawan, komunitas maupun dari komponen masyarakat.
Dalam sambutannya, Kepala BNK Karangasem AKBP. Tri Kuncoro mengatakan adapun tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk mengajarkan nilai-nilai persatuan serta meningkatkan rasa kepedulian terhadap sesama.
"A Little blood for a big hope" (sedikit darah yang bisa kita sumbangkan akan memberikan harapan besar dan membantu banyak orang yang membutuhkan).
"Sekali lagi saya ucapkan selamat hari sumpah pemuda ke-93 tahun. Mari kita bersatu, bangkit dan tumbuh serta selalu menggelorakan semangat "War on drugs" untuk mewujudkan Karangasem Bersih Narkoba atau disingkat Bersinar," ujar Kuncoro.
Dalam kegiatan tersebut, total terkumpul sebanyak 46 kantong darah. Dengan jumlah kantong darah yaitu golongan A sebanyak 11 kantong, golongan darah B sebanyak 8 kantong, golongan darah O sebanyak 24 kantong dan golongan darah AB sebanyak 3 kantong.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4143 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1417 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 939 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 870 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 753 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun