Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 7 Mei 2026
BNPB: Lava di Gunung Sinabung Terus Bertambah
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan, erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara mulai mengalami pengurangan. Namun demikian jumlah lava di gunung itu terus mengalami peningkatan. "Kondisi aktifitas gunung sampai hari ini masih terjadi, namun cenderung berkurang, guguran lava terjadi di sisi selatan dan tenggara sejauh 4.5 kilometer," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho dalam konfrensi persnya di gedung BNPB, Jakarta Pusat, Minggu (2/2/2014).
Sutopo melanjutkan, walaupun erupsi cenderung berkurang, namun jumlah lava di gunung Sinabung mengalami peningkatan. "Pertumbuhan lava masih berlangsung, jarak puncak lerengan ke lava berjara 1 kilometer menuju tenggara," ucapnya. Sementara untuk jumlah warga yang mengungsi masih terus bertambah. Dari data terakhir yang diambil pada akhir Januari lalu, mencapai 30 ribu pengungsi. "Per 30 Januari 2014, jumlah pengungsi mencapai 30.117 jiwa, dan 9.388 KK (Kepala Keluarga)," tandasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tercatat sebanyak 14 tewas dan tiga orang mengalami luka bakar akibat awan panas erupsi Gunung Sinabung.
Ke-14 korban tewas, yakni Alexander Sembiring, Daud Surbakti, Dipa Nusantara, dan David yang merupakan pelajar, kemudian Mahal Sembiring guru honorer SD di Desa Gurukinayan, Teken Sembiring serta Santun Siregar (mahasiswa). Kemudian, Fitriani Boru Napitupulu, Asran Lubis, dan Marudut Barisan Sihite (mahasiswa), Rizal Sahputra (wartawan Jurnal Sumut), Daniel Siagian (mahasiswa), Julpiandi Mori (mahasiswa), dan Tomas Lakae.
Sedangkan korban luka-luka akibat awan panas ada tiga orang, yakni Sehat Sembiring (48) dan anaknya Surya Sembiring (21) warga Kabanjahe yang akan ziarah ke Desa Sukameriah atau di posisi 2,7 km dari kawah Gunung Sinabung. Satu lagi Doni Milala (60) warga Desa Sukameriah yang sedang melihat kondisi rumahnya yang sudah lama ditinggal mengungsi.
Seluruh korban yang tewas dan luka-luka tersebut terkena semburan awan panas di Desa Sukameriah yang berada pada radius 3 Km dari Gunung Sinabung.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 631 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 593 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 443 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 432 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik