Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 7 Agustus 2026
BOR di RSUD Karangasem Hanya 13,10 Persen
Rawat 6 Pasien dan 5 Suspek Covid-19
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Persentase tingkat okupansi tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) untuk pasien Covid-19 di RSUD Karangasem hingga saat ini Kamis (17/3/2022) masih terisi sekitar 13,10 persen.
Direktur RSUD Karangasem, dr. Gede Yuliasena saat dikonfirmasi menerangkan, hingga hari ini masih tercatat sebanyak 6 orang pasien terkonfirmasi Covid-19 dan 5 orang pasien suspek yang masih dirawat di RSUD Karangasem.
"Jadi jumlahnya 11 orang pasien, 6 terkonfirmasi dan 5 suspek yang masih dirawat, untuk ketersediaan tempat tidur sebanyak 73 dari 84 tempat tidur dengan kapasitas BOR 13.10 persen," ujar Yuliasena.
Ia mengatakan, tambahan kasus baru terkonfirmasi Covid-19 belakangan ini terbilang melandai, untuk hari ini saja, hanya ada tambahan sebanyak 1 kasus terkonfirmasi Covid-19 di RSUD Karangasem.
Untuk pasien suspek, menurut Yuliasena kebanyakan merupakan pasien dengan penyakit penyerta (komorbid) yang memiliki gejala mengarah ke Covid-19. Pasien tersebut kemudian berstatus suspek dan ditempatkan di ruangan isolasi menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.
"Belakangan ini bisa dikatakan sudah melandai, untuk kasus suspek yang masih dirawat kebanyakan dengan komorbid dan gejalanya mengarah ke Covod-19," tutup Yuliasena.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4272 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1448 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 946 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 877 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 768 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun