Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 28 September 2026
BPBD Bali Tetap Implementasikan Sistem 247 Sebagai Kesiapsiagaan Saat Nyepi
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali tetap mengimplementasikan sistem 247 sebagai bagian dari kesiapsiagaan saat Nyepi pada 7 Maret 2019. Sistem atau rumus 247 artinya 24 jam sehari dan 7 hari seminggu atau tidak pernah libur dalam melaksanakan tugas kemanusiaan yang terdiri dari kesiapsiagaan respons peringatan dini, pelayanan kegawatdaruratan bencana seperti pertolongan pertama dan bantuan hidup dasar, serta aktivasi sistem komando bencana yang dikendalikan Pusdalops.
Dukungan personil yang bertugas selama pelaksanaan Nyepi sebanyak 7 (tujuh) tenaga ESR (emergency service respons) berupa tenaga medis (dokter dan perawat) bersama sopir dan lima Tenaga Operator Crisis Center yang menerima dan menindaklanjuti laporan masyarakat yang masuk. “Mereka melaksanakan tugas pelayanan kepada masyarakat dengan mensiagakan empat unit Mobil Ambulance” ungkap Kalaksa BPBD Provinsi Bali Drs. I Made Rentin, AP. M.Si saat dikonfirmasi di Denpasar pada Selasa (5/3).
Menurut Rentin, berbagai fasilitas pendukung untuk pelaksanaan tugas juga telah disiagakan, meliputi alat komunikasi Radio HT. Termasuk layanan internet yang masih tersedia untuk operasional Pusdalops baik petugas operasional maupun untuk pimpinan BPBD.
Rentin menjelaskan merujuk pada Surat Edaran Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 03 Tahun 2019 tentang Himbauan untuk Melaksanakan Seruan Bersama Majelis Agama dan Keagamaan Provinsi Bali Tahun 2019, bahwa akses internet untuk obyek-obyek vital dan layanan kepentingan umum lainnya yang menurut sifatnya harus tetap berlangsung.
“Obyek-obyek vital dan layanan kepentingan umum dimaksud antara lain, layanan rumah sakit, kantor kepolisian, militer, BPBD, BMKG, BASARNAS, Bandara, dan Pemadam Kebakaran” jelas Rentin.
Rentin menambahkan secara teknis, jika ada yang mengalami gangguan kesehatan, maka tim siap meluncur tanpa membunyikan sirine. Tim yang diterjunkan nantinya berkoordinasi dengan pecalang setempat untuk penanganan pertama dan dapat diantar ke rumah sakit terdeka.[bbn/mul]
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8508 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5854 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3670 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2501 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar