Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 16 Agustus 2026
Buat Wanita, Seks Ternyata Bisa Jaga Kesehatan Vagina
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Tubuh manusia akan mengalami banyak perubahan seiring bertambahnya usia. Terutama wanita, dari hamil, melahirkan, menyusui hingga masa menopause, banyak perubahan yang akan dialami.
Perubahan pada tubuh ini juga berpengaruh pada organ intim yakni vagina. American College of Obstetricians and Gynecologists sebagaimana dikutip dari Live Science juga mengatakan, perubahan hormonal seiring dengan perubahan yang terjadi pada tubuh bisa menyebabkan kekeringan vagina.
Para ahli mengatakan, berhubungan seks dapat mencegah vagina menjadi tipis dan menjaganya tetap sehat. Estrogen bisa membantu menjaga vagina tetap sehat dan terlumasi karena begitu kadar estrogen turun, vagina bisa menjadi kering, dan terkadang terasa sakit.
Seorang Ginekolog di Rumah Sakit Pendidikan Aminu Kano Kano, Jibril Abdullahi dilansir dari Daily Post mengatakan, berhubungan seks secara teratur membantu menjaga vagina tetap kencang dan elastis.
Kata dia, berhubungan seks dengan pasangan bisa menjadi alternatif untuk menjaga vagina tetap sehat selain membersihkannya secara rutin. Dalam kesempatan itu, Abdullahi juga menyarankan agar wanita tidak menggunakan cairan pembersih yang memiliki wangi menyengat untuk membersihkan organ intim mereka.
Mencuci vagina dengan bahan kimia keras dapat merusak keseimbangan pH yang tentu saja memiliki kegunaan untuk menjaga keseimbangan bakteri baik dan jahat di dalam vagina. Jika pH tidak seimbang, maka akan terjadi iritasi, infeksi, serta bau tidak sedap.
Pakai air hangat
Membersihkan vagina bisa dilakukan dengan air hangat suam-suam kuku. Anda bisa memulainya dengan mengusap dari depan ke belakang.
Baca juga:
Ini Durasi Hubungan Seks Yang Disukai Wanita
"Penggunaan air bersih sederhana saja sudah cukup untuk menjaga kebersihan vagina, karena vagina memiliki cairan alami untuk membersihkan dirinya sendiri. Hindari penggunaan semprotan feminin pada vagina, pembalut beraroma, tampon, serta tisu beraroma untuk menghindari rasa terbakar dan iritasi," kata dia.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4553 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2359 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2013 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1619 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1061 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun