Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Budaya Wani Piro Racuni Birokrasi Indonesia
yogyakarta
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Yogyakarta. Ketua MPR RI Sidarto Danusubroto menegaskan, budaya "wani piro" (berani berapa) meracuni birokrasi di Indonesia seperti lembaga eksekutif, legislatif, yudikatif dan lembaga penegak hukum lainnya.
Lembaga-lembaga tersebut dinilainya sudah terkontaminasi budaya wani piro sehingga merajalelanya korupsi di Indonesia.
"Lembaga yudikatif sebagai penegak hukum tidak lagi bisa menjadi benteng terakhir pemberantasan korupsi. Sebab, mereka juga terlibat korupsi," tandas Sidarto saat sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di alun-alun Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, Sabtu malam.
Penegasan politikus PDIP bekas ajudan Presiden Soekarno itu merujuk pada sebuah iklan rokok di televisi dengan slogan "Wani Piro?". Hal ini dinilainya memberikan gambaran betapa budaya itu sudah mengakar di semua kalangan dan korupsi merajalela di Indonesia.
Dia mengungkapkan, di lembaga eksekutif sudah banyak menjadi contoh terjadi korupsi. Banyak wali kota, bupati, dan gubernur yang menjadi pesakitan dan berhadapan dengan hukum karena korupsi.
Sidarto sangat prihatin atas kejadian ini terlebih lagi dengan tertangkapnya mantan Ketua MK Akil Mochtar dalam kasus sengketa Pilkada Kabupaten Gunung Mas, dan Kabupaten Lebak. "Benteng keadilan terakhir seakan-akan runtuh semua," tutur ketua MPR.
Dia meminta agar seluruh elemen masyarakat termasuk pejabat negara untuk kembali ke semangat para pendiri bangsa yang mau meninggalkan gelarnya untuk kemajuan bangsa.
"Pak BK (Bung Karno), Hatta, dan Sutan Syahrir meninggalkan gelarnya untuk Indonesia merdeka," tambahnya. [bbn/inilah]
Reporter: -
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2952 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2018 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun