Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Buleleng Gelontorkan 10 Ton Beras untuk Warga Bondalem
BERITABALI.COM, BULELENG.
Sebagai langkah awal, Pemkab Buleleng telah menyiapkan 10 ton beras untuk didistribusikan ke Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula yang sedang menjalankan Karantina Desa.
[pilihan-redaksi]
Sebanyak 10 ton beras ini disediakan untuk konsumsi warga Bondalem selama 2 hari. Beras ini akan dikirimkan hari ini, Senin (4/5) sore. Beras ini merupakan beras lokal Buleleng yang diambil dari Penyosohan beras di Desa Alasangker. Sesuai data yang ada, jumlah warga Bondalem sebanyak 18.327 ribu jiwa. beras ini nantinya akan dibagi 0,4 Kg perjiwa.
Sementara itu, untuk lauk Pemkab Buleleng akan bekerjasama dengan Bumdes. Setiap orang akan diberikan lauk dengan akumulasi harga 15 ribu rupiah dengan rincian telor, mie instan dan kecap. Nantinya, beras ini akan didistribusikan oleh Satgas Desa atau relawan yang ada di Desa Bondalem.
Hal ini dikatakan Sekda Buleleng Drs. Gede Suyasa,M.Pd selaku Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Buleleng saat menyelenggarakan video conference bersama awak media, Senin (4/5). Ia menjelaskan, ini merupakan komitmen Pemkab Buleleng untuk memenuhi kebutuhan pokok bagi warga Desa Bondalem yang sedang menjalani Karantina Desa.
“Ini baru merupakan langkah awal dari kita untuk memberikan pasokan sembako kepada warga agar mereka tidak sampai kelaparan,” jelasnya.
Suyasa mengatakan, saat ini Pemkab Buleleng sedang menunggu pengiriman dari Bulog. Dikatakannya, pasokan beras dari Bulog baru akan datang hari Selasa (5/5). Untuk beras yang dikirim hari ini, merupakan cadangan pangan Daerah.
“Untuk beras yang dikirim dari Bulog kira-kira besok baru datang. jadi kalau beras yang dikirim hari ini kurang, masih ada lagi beras yang dari Bulog,” pungkasnya.
Reporter: Humas Buleleng
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 592 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 467 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan