Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 15 Mei 2026
Buleleng Luncurkan Satyagatra untuk Cegah Stunting dan Perkuat Keluarga
BERITABALI.COM, BULELENG.
Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) resmi meluncurkan program Satyagatra sebagai pusat pelayanan keluarga sejahtera.
Program ini merupakan pengembangan dari PPKS (Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera) yang kini dikemas dengan nama baru agar lebih mudah dikenali masyarakat.
“Satyagatra ini perwujudan dari PPKS. Kita bentuk sepuluh titik, satu di tingkat kabupaten dan sembilan lainnya di balai-balai penyuluh yang dijadikan pusat layanan,” ungkap Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Buleleng, I Nyoman Riang Pustaka, Selasa (9/9).
Layanan yang tersedia di Satyagatra mencakup konsultasi dan konseling untuk keluarga balita, remaja, lansia, kesehatan reproduksi dan KB, keharmonisan keluarga, hingga pemberdayaan ekonomi. Selain itu, pusat layanan ini juga difungsikan sebagai pusat data berbasis aplikasi Siga untuk mendukung kebijakan kependudukan dan keluarga berencana.
Program ini diawali dengan penanganan balita berisiko stunting melalui pemberian natura berupa beras, susu, telur, dan daging ayam.
“Kami datangkan ahli gizi dan psikolog dari RSUD untuk mendampingi keluarga, sekaligus sosialisasi bahwa di Buleleng sudah ada Satyagatra sebagai pusat layanan keluarga sejahtera,” jelas Riang.
Meski sudah berjalan, tantangan masih dihadapi terkait keterbatasan SDM di tingkat kecamatan. Saat ini, tenaga pelaksana baru dibekali pengetahuan umum, sementara untuk layanan teknis gizi dan kesehatan akan dirujuk ke tenaga ahli atau fasilitas kesehatan.
Lebih lanjut, Riang menekankan bahwa Satyagatra diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan layanan konseling keluarga secara gratis.
“Kalau goal dari Satyagatra ini adalah mendukung Bangga Kencana menuju keluarga berkualitas. Ukurannya ada pada indeks kualitas keluarga yang meliputi kemandirian, ketentraman, dan kebahagiaan,” ujarnya.
Dengan hadirnya Satyagatra, Pemkab Buleleng menargetkan pelayanan keluarga bisa menjangkau seluruh masyarakat sekaligus mendorong peningkatan indeks kualitas keluarga sebagai bagian dari indikator pembangunan daerah.
Editor: Redaksi
Reporter: Diskominfo Buleleng
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1335 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1025 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 862 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 770 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik