Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
Buleleng Luncurkan Satyagatra untuk Cegah Stunting dan Perkuat Keluarga
BERITABALI.COM, BULELENG.
Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) resmi meluncurkan program Satyagatra sebagai pusat pelayanan keluarga sejahtera.
Program ini merupakan pengembangan dari PPKS (Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera) yang kini dikemas dengan nama baru agar lebih mudah dikenali masyarakat.
“Satyagatra ini perwujudan dari PPKS. Kita bentuk sepuluh titik, satu di tingkat kabupaten dan sembilan lainnya di balai-balai penyuluh yang dijadikan pusat layanan,” ungkap Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Buleleng, I Nyoman Riang Pustaka, Selasa (9/9).
Layanan yang tersedia di Satyagatra mencakup konsultasi dan konseling untuk keluarga balita, remaja, lansia, kesehatan reproduksi dan KB, keharmonisan keluarga, hingga pemberdayaan ekonomi. Selain itu, pusat layanan ini juga difungsikan sebagai pusat data berbasis aplikasi Siga untuk mendukung kebijakan kependudukan dan keluarga berencana.
Program ini diawali dengan penanganan balita berisiko stunting melalui pemberian natura berupa beras, susu, telur, dan daging ayam.
“Kami datangkan ahli gizi dan psikolog dari RSUD untuk mendampingi keluarga, sekaligus sosialisasi bahwa di Buleleng sudah ada Satyagatra sebagai pusat layanan keluarga sejahtera,” jelas Riang.
Meski sudah berjalan, tantangan masih dihadapi terkait keterbatasan SDM di tingkat kecamatan. Saat ini, tenaga pelaksana baru dibekali pengetahuan umum, sementara untuk layanan teknis gizi dan kesehatan akan dirujuk ke tenaga ahli atau fasilitas kesehatan.
Lebih lanjut, Riang menekankan bahwa Satyagatra diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan layanan konseling keluarga secara gratis.
“Kalau goal dari Satyagatra ini adalah mendukung Bangga Kencana menuju keluarga berkualitas. Ukurannya ada pada indeks kualitas keluarga yang meliputi kemandirian, ketentraman, dan kebahagiaan,” ujarnya.
Dengan hadirnya Satyagatra, Pemkab Buleleng menargetkan pelayanan keluarga bisa menjangkau seluruh masyarakat sekaligus mendorong peningkatan indeks kualitas keluarga sebagai bagian dari indikator pembangunan daerah.
Editor: Redaksi
Reporter: Diskominfo Buleleng
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5994 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4675 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2656 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2315 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2234 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan