Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 3 Agustus 2026
Bus Terbalik, 1 Penumpang Tewas, 16 Luka-luka
BERITABALI.COM, NTB.
Kecelakaan maut terjadi di kilometer 64 Jalan Sumbawa-Bima, Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa siang pukul 13.00 WITA, Selasa (28/9).
Bus Rahmat Putra bernopol EA 7753 SA jurusan Dompu-Mataram terbalik. Akibatnya, satu orang meninggal dunia dan 16 orang mengalami luka-luka.
Bus yang dikemudikan Nasution (48 tahun) warga Desa Kwangko, Dompu mengalami pecah ban sebelah kiri saat melaju kencang. Karena hilang kendali, bus menabrak pohon dan terbalik.
Korban meninggal dunia teridentifikasi bernama Rosmiati (50 tahun) warga Dusun Ketapang, Desa Labuan Jambu, Kecamatan Tarano, Sumbawa.
Seorang penumpang bernama Ita Ratna (26 tahun) terjepit di bawah bus. Evakuasi terhadap Ita cukup alot dan berlangsung selama satu jam. Ita yang terjepit hanya bisa merintih kesakitan.
Akhirnya Ita berhasil diselamatkan setelah warga memotong beberapa bagian bus menggunakan alat gurinda. Meski demikian, Ita harus merelakan kehilangan jari tangan kanannya akibat terjepit. Sementara, Kurniati warga Desa Ngali Kecamatan Belo Kabupaten Bima, mengalami luka bakar akibat tumpahan air radiator.
Sedangkan Arif Putra menderita patah tulang paha sebelah kiri, sehingga harus dirujuk ke RSUD Sumbawa.
"Sejumlah penumpang lain luka-luka, ada yang ringan dan berat," ungkap Kasi Humas Polres Sumbawa, AKP Sumardi, Rabu (29/9).
Kecelakaan maut ini menyebabkan arus lalu lintas sempat lumpuh. Antrian panjang pun tak bisa terhindar. Tak berselang lama pihak Polsek dan Tim Unitlaka yang dipimpin langsung Kasat Lantas Polres Sumbawa tiba di lokasi kejadian.
Selain melakukan olah TKP, juga mengatur arus lalulintas untuk mengatasi kemacetan.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 349 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 301 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 225 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun