Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 27 September 2026
Cak SMAN 1 Gianyar dan SMAN 2 Semarapura, "Enjoy" Dapat Kenikmatan Budaya
Minggu, 9 September 2018,
22:50 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com,Denpasar. “Mereka ini betul-betul enjoy melakukannya itu yang harus kita catat. Kalau mereka sudah enjoy itu artinya mereka sudah membekali diri mereka dengan kenikmatan budaya,” jelas I Wayan Dibia selaku pengamat seni dalam gelar Bali Mandara Nawanatya III, saat ditemui Sabtu malam (8/9).
[pilihan-redaksi]
Meski garapan cak kedua sekolah ini (SMAN 1 Gianyar dan SMAN 2 Semarapura-red) belumlah sempurna, namun sebagai pengamat seni Dibia melihat jelas pancaran kenikmatan berkesenian dari para pelajar yang menampilkan parade cak pada Bali Mandara Nawanatya III di Panggung Terbuka Ardha Candra Taman Budaya, Denpasar.
Meski garapan cak kedua sekolah ini (SMAN 1 Gianyar dan SMAN 2 Semarapura-red) belumlah sempurna, namun sebagai pengamat seni Dibia melihat jelas pancaran kenikmatan berkesenian dari para pelajar yang menampilkan parade cak pada Bali Mandara Nawanatya III di Panggung Terbuka Ardha Candra Taman Budaya, Denpasar.
SMAN 2 Semarapurayang tampil membawakan cak bertajuk Warah Weruh menceritakan kisah Sumambang yang menjadi antek dari Walanata Ing Dirah dengan kesaktian jahatnya melawan anak Mpu Baradah yakni Swagandu. Sumambang dengan kesaktian jahatnya justru terbunuh karena apa yang dimilikinya selama ini yakni kegelapan dan kejahatan.
A.A Sagung Mas Ruscita Dewi (pengatam seni Bali Mandara Nawanatya) berujar garapan kecak SMAN 2 Semarapura memiliki cerita yang terlalu mendominasi, “Cak dalam bentuk formasi belum tergarap maksimal, opening dan endingnya kurang greget, alurnya juga monoton,” tambah Mas mengkritisi.
Tak hanya dari Gianyar, parade cak yang dikhususkan untuk para pelajar Sekolah Menengah Atas ini pun diisi pula oleh SMAN 1 Gianyar. Tutur Katuturang menjadi tajuk garapan kecaknya. Menceritakan kisah empas dan angsa yang ingin pindah tempat karena dilanda kekeringan, yang diakhiri dengan petaka si empas yang harus rela diserbu anjing karena tak tahan saat dihina.
Melihat garapan dari SMAN 1 Gianyar, Mas pun mengungkapkan garapan ini lebih dinamis dengan caknya kuat walaupun tari masih mendominasi. “Hanya kurang formasi dan kurang dikasih istirahat, full sekali caknya untung mereka kuat, dan nampak menikmati dan bahagia,” jelas Mas.
Pengakuan senada pun turut diungkapkan Dibia. “Kalau untuk yang dua-duanya ini ya kok agak verbal jadinya jadi terlalu banyak dialog, musiknya jadi berkurang,” terang Dibia. Dari musik yang mendominasi hingga cak yang menjadi sendratari harus diwaspadai kedua penampil. Namun, mengesampingkan semua itu Dibia melihat wajah-wajah kebahagiaan kedua sekolah ini dalam menarikan kecak.
[pilihan-redaksi2]
“Coba bayangkan kalau ini hilang, Nawanatya ini hilang anak-anak ini kapan mereka bisa diapresiasi begini. Yang main 150 yang berapresiasi 1 sekolah,” ucap Dibia dengan gurat wajah serius.
“Coba bayangkan kalau ini hilang, Nawanatya ini hilang anak-anak ini kapan mereka bisa diapresiasi begini. Yang main 150 yang berapresiasi 1 sekolah,” ucap Dibia dengan gurat wajah serius.
Kedua sekolah ini memang belum mempersembahkan secara total garapan kecaknya. Tapi bagi Dibia intinya wajah kebahagiaan anak-anak dalam berkesenian adalah yang utama. “Kalau mereka terpaksa mungkin dalam hatinya akan ada penolakan. Tapi kalau mereka enjoy seperti itu kan ada pengisian sendiri dalam diri mereka,” ungkap Dibia. Tak hanya itu, Dibia pun mengamati terdapat proses internal yang bisa dilihat dalam diri anak-anak. “Semangatnya bagus,” tambah Dibia seraya berlalu. (bbn/rls/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8480 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5830 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3654 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2483 Kali
05
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026