Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Cegah Kecelakaan, Satlantas Jembrana Pasang Water Barrier di Depan Anjungan Rambut Siwi
beritabali/ist/Cegah Kecelakaan, Satlantas Jembrana Pasang Water Barrier di Depan Anjungan Rambut Siwi.
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Untuk mengantisipasi kecelakaan lalu lintas di jalur cepat, Satlantas Polres Jembrana bersama Dinas Perhubungan Jembrana memasang water barrier di depan Anjungan Cerdas Rambut Siwi, Desa Yehembang Kangin, Kecamatan Mendoyo, Rabu (29/10/2025).
Langkah ini dilakukan menyusul kecelakaan maut yang sebelumnya terjadi di lokasi tersebut dan menewaskan seorang pegawai negeri asal Tabanan setelah sepeda motor yang dikendarainya menabrak truk tronton yang parkir di bahu jalan.
Kasat Lantas Polres Jembrana, Iptu Aldri Setiawan, menjelaskan bahwa pemasangan water barrier dilakukan agar kendaraan berat tidak lagi parkir sembarangan di jalur tersebut. Ia menyebutkan, ruas jalan itu merupakan jalur cepat dengan kondisi menurun dari arah timur dan barat, sehingga sangat berisiko jika ada kendaraan besar berhenti di tepi jalan.
“Kita pasang water barrier sebagai tanda larangan parkir di sekitar lokasi kecelakaan kemarin,” jelas Iptu Aldri.
Ia menambahkan, sebelumnya sudah pernah dipasang rambu larangan parkir di lokasi itu, namun kini rambu tersebut hilang tanpa diketahui penyebabnya.
“Dulu sudah pernah dipasang rambu oleh Dishub, tapi sekarang hilang. Padahal itu jalur cepat,” ujarnya.
Selain penertiban parkir, Iptu Aldri juga menyoroti belum adanya rest area di wilayah tengah Kabupaten Jembrana, khususnya di Kecamatan Mendoyo. Kondisi ini membuat banyak sopir truk memilih parkir di pinggir jalan untuk beristirahat.
“Saat ini rest area hanya ada di Gilimanuk dan di Pengeragoan. Jadi sopir truk yang melintas di jalur tengah tidak punya tempat khusus untuk berhenti dan mendinginkan mesin atau ban kendaraan,” ungkapnya.
Untuk itu, pihaknya berencana berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar dapat menyediakan rest area di kawasan tengah Jembrana.
“Kami akan komunikasikan dengan pemerintah supaya bisa diusulkan pembangunan rest area di wilayah Mendoyo,” tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5798 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4596 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2557 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2203 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2190 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan