Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 7 Mei 2026
Cek Dimana Hari Ini Terjadi Fenomena Hari Tanpa Bayangan?
BERITABALI.COM, NTB.
Fenomena hari tanpa bayangan akan terpantau di NTB. Sebuah fenomena dimana Matahari sumber tata surya berada tepat di posisi paling tinggi di langit.
Kondisi ini membuat benda yang disinari Matahari tidak memiliki bayangan karena posisi Matahari yang berada tepat di atas kepala manusia ketika berdiri tegak.
Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Geofisika Mataram, Ardhianto Septiadhi, Jumat (26/2) mengatakan, fenomena tersebut merupakan kulminasi atau transit atau istiwa’. Dimana fenomena ini terjadi ketika Matahari tepat berada di posisi paling tinggi di langit.
“Jadi, saat deklinasi matahari sama dengan lintang pengamat, fenomenanya disebut sebagai kulminasi utama,” kata Ardhi.
Pada saat itu pula, matahari akan tepat berada di atas kepala pengamat atau titik zenit. Akibatnya, bayangan benda tegak akan terlihat “menghilang” seketika.
“Karena bertumpuk dengan benda itu sendiri. Karena itu, hari kulminasi utama dikenal juga sebagai hari tanpa bayangan,” katanya.
Hari tanpa bayangan ini pun kata Ardhi, bakal terjadi di wilayah NTB pada Jumat 26 Februari 2021 tepat pukul 12.28.29 WITA.
Secara umum, kulminasi utama pertama tahun 2021 di Indonesia terjadi antara 20 Februari 2021 di Bali, Nusa Tenggara Timur hingga 4 April 2021 di Sabang, Aceh.
“Nah di NTB sendiri bakal terjadi besok siang. Semoga saja cuaca mendukung untuk melihat hari tanpa bayangan ini,” pungkas Ardhi.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 651 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 611 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 460 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 445 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik