Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 28 Agustus 2026
Cowok Makan Cumi Hitam Berakhir Ngeri Lihat Wajah Pacar
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Makan cumi bareng pacar, seorang pria tak sengaja semprot pasangannya. Hal ini terlihat dalam video yang diunggah di Twitter.
Pada video dari akun Twitter @jawashitpost, seorang pria terlihat tengah enak makan cumi hitam. Sedang nikmat-nikmatnya, pria berjaket hitam itu tak sadar ada tinta yang muncrat dari cumi yang ia gigit.
Sayangnya tinta dari cumi tersebut bukan muncrat ke sembarang tempat. Tinta cumi tersebut muncrat ke wajah dan kerudung perempuan di sampingnya.
Mulanya, sang pria tak sadar jika tinta cuminya muncrat, namun setelah menyadari tinta cumi menempel di wajah ceweknya, pria tersebut bergegas mengambil tisu. Menahan senyum, pria berjaket hitam itu mengambil tisu dan membersihka wajah serta kerudung milik perempuan di sampingnya.
Video tersebut bermula dari TikTok, namun diunggah kembali oleh akun Twitter @jowoshitpost. Momen tinta cumi muncrat tersebut tentu mendapatkan berbagai respons dari warganet.
"Kalau aku jadi mbaknya tak tinggal pulang," komentar warganet.
"Itu masnya mau ketawa tapi takut," imbuh warganet lain.
"Dimuncratin ayang," tulis warganet di kolom komentar.
"Kayak lagi makan cumi hidup, disemprot tinta," balas warganet lain.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4723 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2533 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2173 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1790 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1215 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun