Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 14 Agustus 2026
Dana Dipangkas, Desa Duda Timur Karangasem Malah Gas Pembangunan
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Di tengah pemangkasan dana transfer pusat, Desa Duda Timur justru tetap tancap gas dalam pembangunan fisik.
Saat sebagian besar desa mengalami tekanan anggaran, Desa Duda Timur di Kecamatan Selat bahkan menargetkan seluruh perbaikan jalan desa rampung pada 2030.
"Ya target kami 2030 perbaikan seluruh jalan desa tuntas, saat ini masih tersisa 15 persen," kata I Gede Pawana, S.Ag., M.Fil.H., Perbekel (Kepala Desa) Duda Timur, Sabtu (11/4/2026).
Untuk menjaga keberlanjutan pembangunan di tengah keterbatasan anggaran, pihak desa menerapkan strategi berbeda. Salah satunya dengan intens menjalin komunikasi dengan pemerintah pusat melalui kementerian terkait.
Langkah tersebut membuahkan hasil. Pada 2026, Desa Duda Timur mendapatkan empat paket bantuan dari kementerian.
Empat paket bantuan tersebut meliputi tiga paket untuk perbaikan jalan serta satu paket untuk pengembangan UMKM. Bantuan ini menjadi penopang penting agar pembangunan fisik tetap berjalan meski dana transfer mengalami pemangkasan.
Saat ini, masih terdapat sekitar 15 persen jalan desa yang belum diperbaiki. Pemerintah desa menargetkan seluruh jalan, termasuk akses menuju pura, dapat dituntaskan melalui program betonisasi hingga 2030.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4513 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2329 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1976 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1600 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1041 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun