Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 31 Juli 2026
Darah Itu Positif Darah Manusia
Gianyar
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Teka-teki kaos berlumur darah di Pura Merajan Agung Tegaltugu, Gianyar terjawab sudah. Kamis (9/10), Tim Forensik Mabes Polri di Polda Bali menyatakan darah itu positif darah manusia.
“ Teka-teki apakah darah manusia dan darah hewan terjawab sudah, yang benar darah manusia yang nempel di kaos, “ kata Kapolsek Kota Gianyar, AKP I Nyoman Suarnatha didampingi Pahumas Polres Gianyar, Kompol I Gde Sujana.
Apakah kaos tersebut ada indikasi terkait kasus pembunuhan?
Ditanya seperti ini, Kapolsek ramah asal Badung ini belum bisa memastikan, karena pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.
“ Golongan darah-nya O, kami masih melakukan penyelidikan terkait pemilik darah tersebut, sayang kami masih kekurangan dana untuk menyelidiki darah tersebut, karena mesti mengecek setiap manusia satu per satu yang memiliki golongan darah tersebut, “ bebernya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Pengempon (warga yang merawat) Pura Merajan Agung Tegal Tugu Gianyar Sabtu bulan lalu geger. Mereka dikejutkan dengan penemuan baju kaos warna putih berisi lumuran darah.
Kaos yang berisi nomor 77 itu tersangkut di batang pohon yang terletak di pojok timur merajan (pura) milik 130 KK itu.
Kejadian tersebut kontan membuat warga Tegal Tugu dan pengempon pura blingsatan. Kejadian tersebut selanjutnya dilaporkan ke Mapolsek Kota Gianyar. Tak lama berselang, petugas Mapolsek Kota turun ke lokasi ditemani seekor anjing pelacak. (Art)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3920 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3095 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2113 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2059 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun