Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 14 September 2026
Darurat Sampah, DLH Tabanan Tutup TPA Mandung 3 Hari
BERITABALI.COM, TABANAN.
Penanganan sampah di Tabanan tampaknya masih menjadi persoalan serius dan perlu kerja ekstra. Pasalnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tabanan kembali menutup Tempat Pembuangan Akhir sampah di Mandung Kerambitan selama tiga hari lantaran alat berat mogok.
“Rusak sejak Rabu. Layanan kami tutup selama tiga hari,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tabanan I Gusti Putu Ekayana Rabu, (14/9).
Ia menjelaskan, eskavator di TPA Mandung sudah mulai ngadat sejak dua minggu lalu. Ngadatnya pengolahan sampah tak berjalan maksimal. Karena terus dipaksa akhirnya rusaknya semakin parah.
“Bagian mesin panas jadi alat mati tidak mau hidup. Kami sudah perbaiki dibawa ke Denpasar,” ujarnya.
Dengan kondisi ini, masyarakat Tabanan khususnya di kota diminta untuk menahan sampah rumah tangganya di rumah masing-masing tidak membuang ke TPS. “Kita minta tahan dulu di rumah sampahnya selama 3 hari agar suasana tidak kumuh,” ujarnya.
Bahkan perihal masalahnya penataan sampah di TPA Mandung yang tak berjalan maksimal Ekayana mengatakan sudah melaporkan ke Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya.
“Sudah lapor terkait hal ini,” katanya.
Matinya alat berat di TPA Mandung sudah terjadi berulang kali. Selain itu kondisi sampah di TPA Mandung sudah tak bisa ditoleransi sebab tingginya sudah mencapai 15 meter ditambah penumpukan sampah sudah sampai pintu masuk TPA. Maklum saja per hari TPA Mandung menerima kiriman sampah sampai 90 ton.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3401 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 2791 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 1908 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan