Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
Darurat Sampah, DLH Tabanan Tutup TPA Mandung 3 Hari
BERITABALI.COM, TABANAN.
Penanganan sampah di Tabanan tampaknya masih menjadi persoalan serius dan perlu kerja ekstra. Pasalnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tabanan kembali menutup Tempat Pembuangan Akhir sampah di Mandung Kerambitan selama tiga hari lantaran alat berat mogok.
“Rusak sejak Rabu. Layanan kami tutup selama tiga hari,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tabanan I Gusti Putu Ekayana Rabu, (14/9).
Ia menjelaskan, eskavator di TPA Mandung sudah mulai ngadat sejak dua minggu lalu. Ngadatnya pengolahan sampah tak berjalan maksimal. Karena terus dipaksa akhirnya rusaknya semakin parah.
“Bagian mesin panas jadi alat mati tidak mau hidup. Kami sudah perbaiki dibawa ke Denpasar,” ujarnya.
Dengan kondisi ini, masyarakat Tabanan khususnya di kota diminta untuk menahan sampah rumah tangganya di rumah masing-masing tidak membuang ke TPS. “Kita minta tahan dulu di rumah sampahnya selama 3 hari agar suasana tidak kumuh,” ujarnya.
Bahkan perihal masalahnya penataan sampah di TPA Mandung yang tak berjalan maksimal Ekayana mengatakan sudah melaporkan ke Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya.
“Sudah lapor terkait hal ini,” katanya.
Matinya alat berat di TPA Mandung sudah terjadi berulang kali. Selain itu kondisi sampah di TPA Mandung sudah tak bisa ditoleransi sebab tingginya sudah mencapai 15 meter ditambah penumpukan sampah sudah sampai pintu masuk TPA. Maklum saja per hari TPA Mandung menerima kiriman sampah sampai 90 ton.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 538 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 394 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 394 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan