Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 5 November 2026
Desa Adat Buleleng Rutin Kampanyekan Prokes
BERITABALI.COM, BULELENG.
Desa Adat Buleleng mendukung penuh upaya pemerintah dalam memutus mata rantai penularan Covid-19. Prajuru Desa Adat Buleleng meminta agar Satgas Covid-19 Desa Adat Buleleng dan seluruh koordinator di masing-masing banjar adat tetap memberikam pemahaman dan pendidikan tentang protokol kesehatan bagi warga desa adat Buleleng.
“Dalam melaksanakan kegiatan adat seluruh krama, harus taat dan mengikuti protokol kesehatan. Memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan di setiap kegiatan. Wajib ada sarana cuci tangan dan membatasi kerumunan agar terhindar dari penularan Covid-19,” ujar Kelian Desa Adat Buleleng, Nyoman Sutrisna, saat melakukan operasi taat masker atau operasi tamas, Minggu (29/11).
Mantan Kadis Pariwisata kabupaten Buleleng ini mengaku sudah menyosialisasikan protokol kesehatan ke seluruh banjar adat di Buleleng. Sejauh ini, kata Sutrisna, kesadaran masyarakat atau krama Desa Adat Buleleng sudah sangat bagus untuk memakai masker ketika beraktivitas di luar rumah.
Masker ini sangat penting ditengah Pandemi Covid-19, kata Sutrisna. Untuk menghindari penularan virus melalui droplet atau cairan.
“Jadi masker ini memang sangat penting untuk menghindari penularan, selain menjaga kesehatan tubuh kita,” ujarnya.
Cara menjaga agar tubuh tetap sehat, kata Sutrisna menganjurkan untuk makan dan minum yang bergizi, berolahraga secukupnya.
“Saya sudah penisun, aktivitas tetap normal, asal diluar ingat jaga jarak dan pakai masker. Jadi kebugaran tubuh juga tetap terjaga,” katanya. (NOV)
Reporter: Tim Liputan COVID
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 598 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 473 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan