Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 7 Agustus 2026
Desa Adat Buleleng Rutin Kampanyekan Prokes
BERITABALI.COM, BULELENG.
Desa Adat Buleleng mendukung penuh upaya pemerintah dalam memutus mata rantai penularan Covid-19. Prajuru Desa Adat Buleleng meminta agar Satgas Covid-19 Desa Adat Buleleng dan seluruh koordinator di masing-masing banjar adat tetap memberikam pemahaman dan pendidikan tentang protokol kesehatan bagi warga desa adat Buleleng.
“Dalam melaksanakan kegiatan adat seluruh krama, harus taat dan mengikuti protokol kesehatan. Memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan di setiap kegiatan. Wajib ada sarana cuci tangan dan membatasi kerumunan agar terhindar dari penularan Covid-19,” ujar Kelian Desa Adat Buleleng, Nyoman Sutrisna, saat melakukan operasi taat masker atau operasi tamas, Minggu (29/11).
Mantan Kadis Pariwisata kabupaten Buleleng ini mengaku sudah menyosialisasikan protokol kesehatan ke seluruh banjar adat di Buleleng. Sejauh ini, kata Sutrisna, kesadaran masyarakat atau krama Desa Adat Buleleng sudah sangat bagus untuk memakai masker ketika beraktivitas di luar rumah.
Masker ini sangat penting ditengah Pandemi Covid-19, kata Sutrisna. Untuk menghindari penularan virus melalui droplet atau cairan.
“Jadi masker ini memang sangat penting untuk menghindari penularan, selain menjaga kesehatan tubuh kita,” ujarnya.
Cara menjaga agar tubuh tetap sehat, kata Sutrisna menganjurkan untuk makan dan minum yang bergizi, berolahraga secukupnya.
“Saya sudah penisun, aktivitas tetap normal, asal diluar ingat jaga jarak dan pakai masker. Jadi kebugaran tubuh juga tetap terjaga,” katanya. (NOV)
Reporter: Tim Liputan COVID
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4244 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1447 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 944 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 876 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 767 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun