Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 7 Mei 2026
Desa Adat Suwat Serahkan Dua Mobil Gratis untuk Krama
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Desa Adat Suwat, Kecamatan Gianyar, menyerahkan dua unit mobil operasional baru dari hasil pengelolaan pendapatan desa adat, khususnya dari Objek Wisata Suwat Waterfall.
Dua unit kendaraan tersebut terdiri dari Toyota Innova Reborn dan Toyota Hilux Box (i-Look). Keduanya merupakan mobil keluaran baru dan tergolong kelas premium.
Jro Bendesa Adat Suwat, Ngakan Putu Sudibya, menjelaskan kedua mobil ini diprioritaskan untuk membantu krama desa dalam berbagai kegiatan adat maupun kebutuhan sosial.
"Mobil ini bisa dipakai tanpa dipungut biaya. Gratis untuk masyarakat. Mau dipakai untuk nganten, odalan, upacara, baik di pura Dadia maupun kebutuhan adat lainnya, silakan," ujar Ngakan Putu Sudibya.
Menurutnya, inisiatif ini lahir dari kesadaran bahwa transportasi sering menjadi beban tambahan saat masyarakat menggelar upacara atau kegiatan adat lainnya. Kehadiran dua unit mobil operasional gratis ini diharapkan dapat meringankan krama, terutama di tingkat “dadia”.
Dua mobil operasional ini dibeli sepenuhnya dari pendapatan Desa Adat Suwat yang bersumber dari beberapa sektor, terutama dari Objek Wisata Suwat Waterfall, Mini Bar, serta kegiatan adat seperti penglukatan Siwa Melah Angge.
“Ini murni dari pendapatan desa adat. Tidak ada donasi, tidak ada proposal. Pendapatan dari wisata dan kegiatan desa adat kami kembalikan langsung kepada masyarakat,” tegas Bendesa.
Di sisi lain, pada saat Sangkep (rapat) Umanis Galungan lalu, Desa Adat Suwat turut mengumumkan capaian keuangan dari sektor wisata. Hingga bulan Oktober 2025, pendapatan desa adat telah mencapai Rp480 juta, jumlah yang masih akan bertambah hingga akhir tahun.
Pendapatan tersebut sebagian besar berasal dari Obyek Wisata Suwat Waterfall, yang setiap tahunnya terus berkembang dan menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan asing maupun lokal.
Program penyediaan mobil gratis ini disebut sebagai bukti konkret bahwa pengelolaan desa adat yang serius mampu menghasilkan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Inilah bukti bahwa keseriusan desa adat mampu mensejahterakan warganya. Dua mobil baru dan mewah ini kami serahkan untuk melayani krama. Semoga bisa dipakai dengan baik dan bermanfaat bagi semua,” tambah Jro Bendesa.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 631 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 594 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 444 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 433 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik