Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 14 Agustus 2026
Desa Darmasaba Sosialisasi Imbauan Lewat Rekaman Audio
PPKM Darurat
BERITABALI.COM, BADUNG.
Desa Darmasaba selain menggunakan pendekatan humanis juga memanfatkan imbauan lewat rekaman audio yang dibuat, disebar dan diputar di pusat-pusat keramaian masyarakat dalam menyosialisasikan penerapa PPKM Darurat.
Perbekel Desa Darmasaba, IB Surya Prabhawa, Sabtu (17/7) mengatakan, hal tersebut disebut efektif dalam upaya sosialisasi dan imbauan ketengah masyarakat dalam kondisi saat ini.
"Sistem digunakan dalam pelaksanaan ini adalah menggunakan pendekatan humanis yang simpatik kepada masyarakat, memberikan informasi kepada masyarakat supaya muncul kesadaran hukum melaksanakan PPKM tanpa paksaan," jelasnya.
Selain itu dilakukan sosialisasi dalam bentuk lain misalnya, memberi imbauan menggunakan lewat media rekaman audio yang didengarkan di pusat-pusat keramaian masyarakat.
"Melalui sosialisasi langsung dan melalui imbauan rekaman audio yang kami buat disebar dan di putar di banjar-banjar dan pasar, serta tempat-tempat umum," ujarnya.
Menurutnya, PPKM Darurat di Darmasaba telah berjalan sesuai dengan surat edaran, dilaksanakan sosialisasi dan pemantauan oleh Relawan Desa Aman Covid-19 Desa Darmasaba yang terdiri dari perangkat desa, prajuru adat, satgas covid-19 berbasis desa adat.
"Sejauh ini masyarakat Darmasaba dapat dilaporkan memiliki kesadaran yang baik dalam kepatuhan," ucapnya.
Penanganan kepada penduduk pendatang diawali pendataan dengan pembuatan dokumen penduduk non permanen, melakukan sosialisasi langsung dan melibatkan Satpol PP dalam razia rutin.
"Untuk penduduk pendatang dalam situasi saat ini masih taat dan terkendali karena pendekatan kami lakukan juga ke pemilik-pemilik kontrakan atau kos-kosan dan pemberian fasilitas kesehatan seperti vaksinasi dan lain-lain yang dapat mereka terima juga sehingga, mereka menghargai program pemerintah," paparnya.
Menurutnya adapun kendala sementara dihadapi dalam PPKM darurat tentu saja ada benturan antara aturan hukum dan ekonomi kerakyatan. Solusi ini kembali dengan sosialisasi dan melalui program pembinaan dengan konsep penjualan online dan giat “membeli produk tetangga”.
Dirinya berharap, PPKM Darurat ini dapat segera selesai karena dinilai memberatkan masyarakat dalam hal ekonomi terutama yang hajat hidupnya darisana, tetapi tentu kesehatan hal utama, Covid-19 harus dapat dikendalikan dan diputus sehingga kebijakan pemerintah pasti memikirkan dampak lebih luas.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4515 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2330 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1977 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1600 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1041 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun