Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 13 Agustus 2026
Desa di Karangasem Gencar Bangun Teba Modern
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Upaya Pemerintah Provinsi Bali dalam mendorong pengelolaan sampah berbasis desa melalui teba modern mulai membuahkan hasil.
Di Kabupaten Karangasem, sebagian besar desa dinas telah menindaklanjuti imbauan tersebut dengan membangun teba modern di kantor desanya masing-masing.
Ketua Forum Perbekel Kabupaten Karangasem, Gede Partadana, menyebut lebih dari 50 persen desa dinas di Karangasem sudah menerapkan teba modern.
“Kami mendapat informasi melalui grup WhatsApp, sudah banyak yang membuat teba modern. Ada yang sudah jadi dan ada pula yang masih dalam proses pembangunan,” jelasnya, Jumat (22/8).
Teba modern dinilai efektif sebagai solusi pengolahan sampah organik di tingkat desa. Proses pembuatannya relatif mudah sehingga bisa diaplikasikan secara luas. Dengan adanya teba modern, volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) diharapkan semakin berkurang.
Partadana menegaskan bahwa pembangunan teba modern merupakan bentuk nyata dukungan desa terhadap kebijakan pemerintah sekaligus langkah bersama dalam mengatasi persoalan sampah.
“Harapannya, seluruh desa dinas di Karangasem bisa menindaklanjuti imbauan ini. Semoga bisa menjadi contoh dan diikuti masyarakat sekitar,” imbuhnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4507 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2321 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1966 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1592 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1036 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun