Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 3 November 2026
Desa Pakraman Berikan Sanksi ‘Kepenging’
Beritabali.com, Kubutambahan
BERITABALI.COM, BULELENG.
Musibah yang menimpa seorang warga di Desa Bukti Kecamatan Kubutambahan Buleleng dengan melakukan Gamia Gamana atau persetubuhan antara manusia dengan hewan disikapi Desa Pakraman setempat dengan melakukan Paruman. Hasilnya, warga yang melakukan hubungan seksual tak lazim itu diberikan sanksikepenging atau tidak boleh keluar rumah.
Musibah yang menimpa Made Widiana (33) warga Dusun Bukti, Desa Bukti, Kecamatan Kubutambahan, membuatnya harus menerima sanksi adat berupa Kepenging atau tidak boleh keluar rumah.
Sanksi tersebut berlaku selama yang bersangkutan belum melakukan ritual upacara berupa Pemarisuda Raga atau upacara membersihkan diri.
Saksi kepenging yang diberikan kepada Made Widiana merupakan hasil paruman prajuru adat Desa Pakraman Bukti bersama dengan tetua desa serta sulinggih. Paruman memutuskan agar yang bersangkutan melakukan pembersihan diri sendiri duluungkap Perbekel Desa Bukti Gede Wardana bersama Kelian Desa Pakraman Bukti, Gede Rumasta, Jumat (16/10).
Dalam paruman tersebut, Desa Pakraman Bukti tidak memutuskan sebel desa dan sebel tersebut hanya diberlakukan pada keluarga Made Widiana.
Kita tidak memberlakukan sebel desa dan ini berlaku sampai yang bersangkutan melakukan ritual upacara Pemarisuda Raga yakni pembersihan diri melalui upacara pacaruan dan menenggelamkan sapi kelaut,papar Gede Rumasta.
Selain melakukan Pemarisuda Raga, rangkaian upacara dilanjutkan dengan ritual upacara Pemerisuda Gumi yang dilaksanakan oleh Desa Pakraman Bukti untuk pembersihan pelemahan atau wilayah desa pakraman Bukti yang dianggap leteh oleh musibah yang dialami Made Widiana.
Sebelumnya, Warga Dusun Bukti, Desa Bukti Kecamatan Kubutambahan digegerkan dengan musibah Gamia Gamana yang dilakukan Made Widiana warga setempat melakukan persetubuhan dengan sapi betina peliharaannya.
Ini disebut musibah karena Made Widiana melakukan hal itu di luar batas kesadarannya. (sas)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 552 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 411 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 407 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan