Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 10 Agustus 2026
Desa Punggul, Badung Gelar Jalan Sehat Sambil Pungut Sampah
Jumat, 26 April 2019,
15:50 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com, Badung. Desa Punggul di Badung menggelar Gerakan Masyarakat (Germas) hidup sehat melalui kegiatan jalan sehat sambil memungut sampah yang ada di seputaran Desa Punggul, Jumat (26/4).
[pilihan-redaksi]
Germas dibuka Camat Abiansemal, I Gst. Ngr Suryajaya didampingi Perbekel Desa Punggul Kadek Sukarma, Bendesa Adat Punggul Nyoman Wijana. Dilanjutkan dengan senam dan sosialisasi tentang aplikasi desa sambil membagikan buah-buahan sehat kepada generasi millenial. Acara jalan sehat diikuti para lansia dan siswa SD yang ada di Desa Punggul. Pada acara sosialisasi juga dibagikan sovenir kepada lansia Desa Punggul.
Germas dibuka Camat Abiansemal, I Gst. Ngr Suryajaya didampingi Perbekel Desa Punggul Kadek Sukarma, Bendesa Adat Punggul Nyoman Wijana. Dilanjutkan dengan senam dan sosialisasi tentang aplikasi desa sambil membagikan buah-buahan sehat kepada generasi millenial. Acara jalan sehat diikuti para lansia dan siswa SD yang ada di Desa Punggul. Pada acara sosialisasi juga dibagikan sovenir kepada lansia Desa Punggul.
Perbekel Desa Punggul Kadek Sukarma ditemui disela-sela acara mengatakan, Germas adalah gerakan masyarakat hidup sehat, yang sudah dilaksanakan setiap bulan. Kegiatan ini sebagai upaya mendukung program pemerintah pusat terkait kebersihan atau mengurangi sampah plastik.
"Dalam kegiatan ini kami bekerjasama dengan Yayasan Punggul Hijau yang bergerak dibidang pelestarian lingkungan dan penanganan sampah plastik," jelasnya.
[pilihan-redaksi2]
Sampah plastik yang dikumpulkan oleh masyarakat dapat diolah berupa kerajinan yang bernilai ekonomis. Kedepannya gerakan ini akan terus berlanjut, karena masyarakat sangat antusias sekali menjaga kebersihan desa dan mengurangi jumlah sampah plastik yang berdampak sangat berbahaya bagi masyarakat.
Sampah plastik yang dikumpulkan oleh masyarakat dapat diolah berupa kerajinan yang bernilai ekonomis. Kedepannya gerakan ini akan terus berlanjut, karena masyarakat sangat antusias sekali menjaga kebersihan desa dan mengurangi jumlah sampah plastik yang berdampak sangat berbahaya bagi masyarakat.
Ditambahkan, di tahun 2019 ini, Desa Punggul juga akan meresmikan dibangunnya TPST sebagai tempat pengolahan sampah terpadu dengan kolaborasi dengan Yayasan Punggul Hijau yang akan mengelola sampah-sampah yang ada, yang tentunya akan menjadi produk-produk yang bermanfaat dan mempunyai nilai jual.
"Kemudian di tahun ini juga kami menganggarkan program tempat sampah untuk sampah organik dan anorganik kepada semua KK yang ada di desa Punggul," tambahnya. (bbn/humasbadung/rob)
Berita Badung Terbaru
Berita Premium
Reporter: Humas Badung
Berita Terpopuler
01
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4436 Kali
02
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2086 Kali
03
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1550 Kali
04
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1008 Kali
05
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 939 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026