Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 2 Agustus 2026
Desa Tete Batu, Pilihan Menginap Artis Ibu Kota Saat MotoGP
BERITABALI.COM, NTB.
Desa Tete Batu, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat ternyata menjadi tempat pilihan para artis Ibu Kota menginap, untuk bisa menonton perhelatan MotoGP di Sirkuit Mandalika Maret mendatang.
Hotel dan penginapan di Desa yang menjadi nominasi dalam ajang “UNWTO Best Tourism Villages 2021" sudah dibooking oleh para artis Ibu Kota.
Kepala Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Lombok Timur (Lotim), M Nursandi menyebut sekitar 80 persen kamar hotel yang ada di Lotim sudah terpesan oleh para penonton MotoGP. Jumlah tersebut didapat dari total 315 kamar yang tersedia.
“Hotel kita sudah full booking, kok. Malah hotel yang ada di Tete Batu sudah dibooking oleh para artis Ibu Kota,” katanya, Sabtu (26/2).
Nursandi mengatakan hampir semua hotel yang ada di Lotim full booking, baik itu di Sembalun, Tete Batu, Selong, maupun bagian selatan. Bahkan saat ini hotel-hotel sudah menutup booking online karena sudah hampir penuh.
“Itu baru hotel yang penuh, belum lagi homestay kita yang ada di Lotim,” jelasnya.
Bahkan untuk menarik wisatawan menginap di homestay, pihak BPPD telah gencar melakukan promosi beserta tracking dan posisi homestay yang ada di Lotim.
"Promosi sudah kita lakukan terhadap homestay ini, tapi tugas kita kan hanya promosi jadi kita tidak bisa intervensi terlalu dalam,” ungkapnya.
[bbseparator}
Nursandi meyakini semakin dekat event MotoGP di Mandalika, maka hotel dan homestay yang ada di Lotim akan terisi penuh oleh para penonton. Desa Tete Batu terpilih menjadi nominasi dalam ajang “UNWTO Best Tourism Villages 2021",
Dari Desa Wisata Tetebatu wisatawan bisa melihat pemandangan Gunung Sangkareang dan Gunung Rinjani.
Selain indahnya hamparan sawah terasering, yang paling menggoda dari desa ini adalah dua air terjunnya, yakni air terjun Sarang Walet atau Bat Cave dan air terjun Ulem-ulem.
Kemudian wisatawan juga bisa mengunjungi Hutan Monyet Hitam sebagai salah satu hewan endemik asli Tetebatu.
Bagi yang hobi tracking, Desa Wisata Tetebatu juga mempunyai tempat jalan-jalan yang menyehatkan jiwa dan raga yakni di kebun kopi, cokelat, vanili, dan cengkeh milik masyarakat. Bahkan wisatawan bisa ikut menanam bibitnya, jika musim tanam sedang berlangsung.
Desa Wisata Tetebatu juga lengkap dengan wisata religi dan sejarahnya. Ada Wisma dr Soedjono, yang dibangun oleh dokter pertama yang ada di Lombok Timur.
Selain itu, ada Alquran kuno yang sudah berusia 200 tahun. Alquran yang terbuat dari bahan kayu dan kulit onta ini konon katanya merupakan asli tulisan tangan.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 252 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 174 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 152 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun