Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 14 Mei 2026
Dewan Karangasem Sidak Proyek Ruas Jalan di Pengawan Dinilai Kurang Maksimal
Rabu, 7 November 2018,
16:40 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Hujan mulai turun hampir di seluruh wilayah Kabupaten Karangasem sejak beberapa hari ini mengakibatkan sejumlah pohon dan tiang listrik bertumbangan.
Tidak hanya itu, beberapa ruas jalan dan senderan yang baru saja rampung di Banjar Dinas Pengawan, Desa Sibetan, Bebandem, Karangasem jebol. Kondisi ini terungkap ketika Ketua DPRD Karangasem, I Nengah Sumardi melaksanakan sidak dadakan di ruas jalan dengan biaya pengerjaan sebesar Rp. 1,8 Miliar tersebut.
Menurut Sumardi, sidak ini dilakukan menyusul beredarnya keluhan warga di media sosial terkait kondisi jalan dan senderan yang baru saja rampung dinilai kurang maksimal di beberapa titik serta sejumlah senderan badan jalan sudah jebol.
"Kita mendapat keluhan dari warga, setelah ini kita akan berkordinasi dengan PU selaku pelaksana kegiatan dan juga berkomunikasi dengan komisi terkait yang membidagi agar melakukan pengawasan," kata Sumardi.
Sementara itu ketika dikonfirmasi, I Wayan Sutika selaku perwakilan dari pihak kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut mengatakan, panjang jalan yang dikerjakan sekitar 1,3 Kilometer dengan lebar 3,5 meter serta terdapat sejumlah senderan di beberapa ruas jalan dengan ketinggian hingga 3 meter lebih, saat ini jalan tersebut masih dalam tahap pemeliharaan. Menurut Suntika apapun terkait adanya kerusakan pihak kontraktor akan sesegera mungkin melakukan perbaikan.
"Saat ini masih dalam tahap pemeliharaan, jika memang ada kerusakan kami siap untuk segera melakukan perbaikan," kata Sutika.
Meski demikian Suntika mengakui memang di sejumlah titik jalan tanjakan pengaspalannya masih kurang maksimal, hal ini dikarenakan kondisi tanjakan yang cukup terjal serta kontur tanah yang sangat labil, meski dipaksakan ketika pengerjaan menggunakan alat berat kemungkinan justru aspal malah bisa terkelupas ketika alat berat menuruni tanjakan tersebut.
Tidak jauh berbeda, untuk pengerjaan senderan. Tekstur tanah yang labil juga menjadi kendala terlebih dengan turunnya hujan sejak beberapa hari terakhir ini membuat beban senderan semakin berat dan tidak kuat untuk menahan beban hingga akhirnya jebol namun saat ini pihaknya sudah dalam proses melakukan perbaikan.
Berita Karangasem Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/dps
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1275 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 989 Kali
03
04
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 819 Kali
05
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 743 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026