Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 7 Agustus 2026
Diadaptasi dari Novel, Begini Sinopsis Pachinko yang Dibintangi Lee Min Ho
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pachinko merupakan novel sejarah yang dibuat oleh Min Jin Lee yang kemudian mendapatkan adaptasi televisi. Dalam adaptasinya akan dibintangi oleh Lee Min Ho, Apple TV akan mengangkat cerita ini menjadi tontonan publik.
Dilansir dari NME, Kamis (27/1/2022), Pachinko merinci perjalanan keluarga Korea yang pindah ke Jepang pada masa pendudukan negara itu atas Korea yang saat itu bersatu dan keterlibatan mereka dalam Perang Dunia II.
Baca juga:
RI Masih Punya 128 Titik
Cerita dimulai pada tahun 1883, tetapi sebagian besar cerita novel terjadi antara tahun 1910 hingga 1989.
Daya Tarik Pachinko
Daya tarik utama Pachinko adalah penenunan karakter individu Lee yang mudah dalam garis waktu ini.
Tokoh protagonis utamanya adalah Sunja, yang perjalanannya ke Jepang di tengah kemiskinan mengungkapkan arus bawah intoleransi yang mengakar terhadap orang Korea di negara tersebut.
Kisahnya terjalin dengan kehidupan Hansu, seorang pedagang Korea misterius yang lahir dari keluarga kaya Jepang, bersama dengan sejumlah karakter yang Korea dan Jepang.
Apple TV+ mengumumkan bahwa tiga episode pertama Pachinko akan tayang perdana di platform pada 25 Maret. Setiap episode berikutnya akan tayang perdana setiap hari Jumat hingga musim berakhir pada 29 April.
Pada tanggal 26 Januari, Apple TV+ mengkonfirmasi bahwa serial ini akan terdiri dari delapan episode, meskipun waktu tayangnya belum diumumkan.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4199 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1439 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 943 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 874 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 761 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun