Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 28 September 2026
Dianggap Untuk Kecantikan, Asuransi di Indonesia Belum Berani "Cover" Biaya Operasi Bariatrik
Kamis, 24 Januari 2019,
09:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Perusahaan asuransi swasta atau pemerintah hingga saat ini belum ada yang mampu membiayai operasi bariatrik di Indonesia karena masih mengangap bahwa operasi tersebut merupakan operasi untuk kecantikan atau kosmetik saja.
"Memang, belum ada asuransi mengcover operasi bariatrik di Indonesia ini karena, sebagian besar beranggapan operasi bariatrik operasi kecantikan dari sebelumnya yang mengalami kegemukan," ungkap Ketua Himpunan Bedah Endo-laporoskopik Indonesia, Dr. Errawan Wiradisuria, SpB-KBD, M.Kes, Rabu,(23/1) di Renon, Denpasar.
Padahal, kata dia kegemukan seperti di luar negeri, bahkan lembaga kesehatan dunia (WHO) sudah menganggap kegemukan adalah penyakit karena dalam kegemukan berpotensi terserang berbagai macam penyakit.
"Operasi bariatric masih diangap operasi untuk kecantikan padahal jika dilihat ada beberapa penyakit dalam kegemukan. Seperti mulai dari, tekanan darah tinggi, kebanyakan lemak, empedu, ngorok, kelainan jantung dan paru.
Oleh karena itu, menurutnya kegemukan tergolong sebagai penyakit sehingga di luar negeri sudah dimasukkan dalam jangkauan yang dibiayai oleh asuransi. Jika dilihat saat ini belum ada asuransi yang mampu mengcover operasi bariatrik, termasuk BPJS.
"Mungkin dicover BPJS masih terlalu jauh, karena melihat BPJS saat ini sudah mulai merampingkan dengan mengklaim ada beberapa penyakit yang tidak dicover. Jangankan mengcover, kasus obat saja sudah mulai dikurangi saat ini oleh BPJS," tandasnya.
Dalam kaitan dengan hal tersebut, pihaknya akan mencoba mempublikasikan kepada asuransi swasta sehingga diharapkan asuransi swasta dapat mengerti dan bisa menerima hal ini merupakan penyakit, atau dengan kata lain, agar dapat mengcover agar dapat melakukan operasi tersebut.
Dilanjutkan, selain belum ada pembiayaan dari asuransi, peralatan yang digunakan yakni salah satunya alat potong dalam proses operasi juga mahal. Sebagai contoh, ia menyebutkan, untuk satu lambung dalam proses operasi kira-kira membutuhkan enam alat potong dengan harga 24 juta per alat potongnya.
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8495 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5838 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3661 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2490 Kali
05
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026