Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Dibegal, Leher Remaja Kena Sayatan Pisau dengan 20 Jahitan

Senin, 13 Desember 2021, 23:25 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Dibegal, Leher Remaja Kena Sayatan Pisau dengan 20 Jahitan.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NTB.

Seorang remaja asal Dusun Bagek Lawang, Desa Pohgading Timur, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur bernama Fendi menjadi korban kaganasan pelaku begal, pada Minggu malam (12/12) di sebelah timur simpang empat SMPN 4 Pringgabaya atau jalan masuk ke Dusun Bagek Lawang.

Leher Fendi mengalami luka sayatan yang cukup panjang dan dalam oleh pisau begal tersebut sehingga membutuhkan sekitar 20 jahitan. 

Hal itu disampaikan Fendi sendiri di Puskesmas Batuyang, Kecamatan Pringgabaya, usai diberikan perawatan oleh tim medis setempat, dikutip Seleparangnews.com.

Fendi menceritakan, pembegalan terhadap dirinya itu bermula saat Ia pulang mengantar kakak perempuannya membeli bahan dagangan di Pohgading. Setibanya di Kantor Desa Kerumut, lanjutnya, Ia diikuti oleh dua orang yang mengendarai Motor Vario CW warna paduan Putih dan Merah Muda (Pink -red). 

Dan saat masuk ke Dusun Bagek Lawang itu,  (belok kiri di simpang 4 SMPN -red), lanjut Fendi, Ia langsung dipepet dan dihadang oleh pelaku, kemudian menodongkan pisau ke leher kakaknya yang duduk di belakang.

Setelah itu, pelaku meminta mereka untuk mengeluarkan semua barang berharga, sembari pisaunya yang tajam tersebut masih melekat di leher kakaknya.

"Karena saya khawatir begal itu mau menyayat leher kakak saya, makanya saya coba untuk melawan dengan menendang pelaku, tapi pisau itu malah menyasar leher saya," tuturnya 

Fendi mengaku sempat tak sadar kalau dirinya terluka. Ia baru tahu itu setelah memegang lehernya dan melihat bercak darah di tangannya. 

Adapun barang berharga yang berhasil diambil oleh pelaku, kata Fendi, ialah kalung emas milik kakaknya, senilai Rp 3,5 juta. Pelaku kemudian kabur ke arah Dusun tersebut.

"Mereka kabur ke arah Bagek Lawang," sebutnya. 

Sebenarnya, jarak antara rumah korban dan lokasi kejadian tidak terlalu jauh, kurang lebih sekitar 200 meter. Tapi karena jauh dari pemukiman dan merupakan wilayah persawahan sehingga pelaku melancarkan aksinya di sana. Apalagi di tempat itu, tidak ada lampu jalan.

Setelah mendapatkan perawatan dari tim medis, Fendi bersama kerabatnya langsung  ke Mapolsek Pringgabaya untuk membuat laporan Kepolisian.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/lom



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami