Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 1 November 2026
Diduga Kayu Rapuh, Perahu Selerek Tenggelam di Perairan Rambutsiwi
Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Beritabali.com. Negara. Diduga akibat Kayunya yang sudah rapuh dan sudah tua, sebuah perahu selerek atau penangkap ikan milik seorang Nelayan Desa Perancak, Negara tenggelam di perairan pantai Rambutsiwi, Mendoyo Jembrana, Selasa (27/8) pukul 20.30 wita.
Perahu naas tersebut rencananya akan menangkap ikan di kawasan perairan bukit Denpasar. Namun di tengah perjalanan perahu yang berawak 12 orang tersebut
mengalami kerusakan pada bagian depannya sehingga air masuk dan tenggelam.
Sebelum tenggelam, perahu Putra Bagus 1 milik mantan Perbekel Perancak tersebut, berangkat pukul 15.00 wita. Kondisi cuaca saat kejadian tidak terlalu buruk. Namun karena diduga bodi perahu yang sudah rapuh, akhirnya kayu yang digunakan sebagai Linggi depan perahu patah sepanjang 3 meter.
Saat perahu tenggelam, semua awak bisa diselamatkan dengan bantuan dari perahu nelayan lain. Namun semua peralatan di dalam perahu tidak bisa diselamatkan. Menurut keterangan salah satu awak Perahu Nengah Narta (45) saat ditemui dirumahnya pagi tadi mengatakan, tenggelammnya perahu tersebut diduga karena bodi perahu yang terbuat dari kayu sudah rapuh."Gara gara kayu linggi depan rapuh, maka perahunya tenggelam," ungkapnya.
Sementara Perbekel Desa Perancak Nyoman Wijana mengatakan, tenggelamnya perahu milik salah satu warganya tersebut, pihaknya belum menerima laporan, namun dirinya sudah membuat laporan secara lisan ke Camat. " Sampai saat ini saya belum menerima laporan dari warga kalau terjadi musibah perahu tenggelam, tapi kita sebagai aparat desa sudah membuat laporan secara lisan untuk disampaikan ke Camat sebagai laporan awal,"jelasnya.
Akibat musibah tersebut, pemilik perahu diperkirakan mengalami kerugian berkisar 450 juta rupiah.(Jsp)
Reporter: -
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan