Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
Diduga Ratusan, Terjaring Hanya Puluhan
Beritabali.com, Pengambengan
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Masalah penduduk pendatang (duktang) illegal rupanya membuat aparat Desa Pengambengan kelabakan. Derasnya arus duktang illegal ini memaksa Perbekel Pengambengan, H. Asmuni Turyadi meminta bantuan ke Satpol PP Jembrana.
Dalam razia kependudukan yang menggandeng Polri, TNI dan Linmas, Rabu (7/10), 70 duktang illegal terjaring. Mereka yang terjaring itu diduga kebanyakan pekerja pada sektor perikanan yang sudah menetap cukup lama di Pengambengan.
Hanya saja, para penampung atau yang mempekerjakan mereka tidak melaporkannya ke aparat desa setempat. Namun, jumlah yang terciduk tersebut masih dirasakan minim oleh aparat desa setempat lantaran mereka menduga jumlah duktang di Pengambengan mencapai ratusan orang.
Ketika razia menyasar sebuah mess penampungan duktang di sekitar pabrik Bali Indah, salah seorang warga setempat mengatakan jumlah pendatang yang ada di lokasi itu mencapai 60 orang namun yang berhasil diciduk hanya 9 orang. Mungkin sisanya masih melaut,terang warga tersebut.
Dugaan banyaknya duktang tersebut dibenarkan oleh H. Asmuni Turyadi. Menurutnya, pembengkakan jumlah duktang itu sangat mungkin terjadi. Ya itu sangat mungkin terjadi, sekarang saja sudah dapat dijaring tujuh puluhan orang, tandasnya.
Menurut Asmuni, nantinya duktang-duktang yang belum terjaring akan dilakukan penertiban susulan. Saya meminta kepada seluruh warga yang menampung tenaga kerja dari luar Pengambengan dan luar Jembrana untuk segera melaporkannya sebelum didatangi petugas,harapnya.
Duktang yang terjaring lalu digiring ke kantor desa untuk dibina. Bagi mereka KTPnya masih berlaku namun dari luar Jembrana langsung dilayani pembuatan KIPEM. Sementara puluhan orang yang tidak membawa KTP atau KTPnya sudah kadaluarsa langsung digiring ke Markas Pol.PP Jembrana untuk dimintai keterangan dan diproses selanjutnya. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5986 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4673 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2651 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2309 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan