Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Digarap Petani Eks Pemilik Lahan
Tabanan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Ratusan hektar lahan di sepanjang pantai selatan Tabanan di Tiga Desa yakni Desa Belalang, Desa Beraban, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri,dan sepanjang Pantai Soka, Kecamatan Selemadeg yang ditelantarkan oleh investor swasta, sejak tahun 1989 hingga kini masih tak bertuan.
Tidak ada tanda-tanda akan dibangunnya sebuah proyek di wilayah yang kabarnya ingin dijadikan hotel dan pembangunan fasilitas pariwisata itu.
Masyarakat yang tanahnya telah berpindah tangan selama 19 tahun tersebut memanfaatkan lahan yang dulunya sebagai lahan produktif pesawahan. Ada yang digarap kembali untuk menanam padi, ada juga yang digarap untuk tempat ternak, bahkan ada yang dipakai sebagai arena Motor Cross.
Seperti pengakuan Perbekel Desa Belalang, I Wayan Jono. Pembebasan lahan pada 1989 mencapai 65 hektar. Saat ini 95 persen kembali digarap kembali oleh petani sekitar, baik untuk lahan persawahan, parkir dan untuk peternakan. " Pemanfaatan lahan telah dilengkapi dengan surat perjanjian. Kami tidak ingin ada masalah dikemudian hari antara warga kami dengan investor," ujar Jono.
Di wilayah Desa Beraban, dari 300 hektar lahan yang dibebaskan investor, 75 hektar yang belum digarap investor dan dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai tempat peternakan sapi. "kami gunakan untuk ternak sapi, yang jumlahnya telah mencapai 250 hektar,"jelas Perbekel Desa Beraban, I Made Sumawa.Atas keberhasilan mengembangkan peternakan sapi itu, pihaknya memohon kepada pihak terkait dalam hal ini pemkab Tabanan membantu bibit sapi, mengingat animo masyarakat setempat memelihara sapi sangat tinggi.
Baca juga:
60.924 Ekor Sapi di Lombok Sembuh dari PMK
Sementara itu lahan tidur yang ada di Desa Pangkung Tibah, juga dimanfaatkan oleh warga setempat. Ada yang digunakan sebagai arena sirkuit motor cross, budidaya tanaman pangan."Warga juga memanfaatkan lahan tidur ini untuk peternakan sapi yang kini telah ada sekitar 400 hektar,"jelas I Ketut Nandra, Perbekel Desa Pangkung Tibah, Kemacatan Kediri.
Sedangkan lahan tidur yang berada di sepanjang pantai Soka juga digunakan oleh warga setempat sebagai lahan pertanian. Sejauh ini belum ada langkah kongkrit dari Pemkab Tabanan terkait ratusan lahan produktif yang dittinggal oleh investor Jakarta selama 19 tahun silam. (nod)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5963 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4662 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2648 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2300 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2232 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan