Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Digarap Petani Eks Pemilik Lahan

Tabanan

Senin, 8 September 2008, 16:11 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, TABANAN.

Ratusan hektar lahan di sepanjang pantai selatan Tabanan di Tiga Desa yakni Desa Belalang, Desa Beraban, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri,dan sepanjang Pantai Soka, Kecamatan Selemadeg yang ditelantarkan oleh investor swasta, sejak tahun 1989 hingga kini masih tak bertuan.

Tidak ada tanda-tanda akan dibangunnya sebuah proyek di wilayah yang kabarnya ingin dijadikan hotel dan pembangunan fasilitas pariwisata itu.



Masyarakat yang tanahnya telah berpindah tangan selama 19 tahun tersebut memanfaatkan lahan yang dulunya sebagai lahan produktif pesawahan. Ada yang digarap kembali untuk menanam padi, ada juga yang digarap untuk tempat ternak, bahkan ada yang dipakai sebagai arena Motor Cross.

Seperti pengakuan Perbekel Desa Belalang, I Wayan Jono. Pembebasan lahan pada 1989 mencapai 65 hektar. Saat ini 95 persen kembali digarap kembali oleh petani sekitar, baik untuk lahan persawahan, parkir dan untuk peternakan. " Pemanfaatan lahan telah dilengkapi dengan surat perjanjian. Kami tidak ingin ada masalah dikemudian hari antara warga kami dengan investor," ujar Jono.



Di wilayah Desa Beraban, dari 300 hektar lahan yang dibebaskan investor, 75 hektar yang belum digarap investor dan dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai tempat peternakan sapi. "kami gunakan untuk ternak sapi, yang jumlahnya telah mencapai 250 hektar,"jelas Perbekel Desa Beraban, I Made Sumawa.Atas keberhasilan mengembangkan peternakan sapi itu, pihaknya memohon kepada pihak terkait dalam hal ini pemkab Tabanan membantu bibit sapi, mengingat animo masyarakat setempat memelihara sapi sangat tinggi.



Sementara itu lahan tidur yang ada di Desa Pangkung Tibah, juga dimanfaatkan oleh warga setempat. Ada yang digunakan sebagai arena sirkuit motor cross, budidaya tanaman pangan."Warga juga memanfaatkan lahan tidur ini untuk peternakan sapi yang kini telah ada sekitar 400 hektar,"jelas I Ketut Nandra, Perbekel Desa Pangkung Tibah, Kemacatan Kediri.

Sedangkan lahan tidur yang berada di sepanjang pantai Soka juga digunakan oleh warga setempat sebagai lahan pertanian. Sejauh ini belum ada langkah kongkrit dari Pemkab Tabanan terkait ratusan lahan produktif yang dittinggal oleh investor Jakarta selama 19 tahun silam. (nod)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami