Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Digarap Petani Eks Pemilik Lahan
Tabanan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Ratusan hektar lahan di sepanjang pantai selatan Tabanan di Tiga Desa yakni Desa Belalang, Desa Beraban, Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri,dan sepanjang Pantai Soka, Kecamatan Selemadeg yang ditelantarkan oleh investor swasta, sejak tahun 1989 hingga kini masih tak bertuan.
Tidak ada tanda-tanda akan dibangunnya sebuah proyek di wilayah yang kabarnya ingin dijadikan hotel dan pembangunan fasilitas pariwisata itu.
Masyarakat yang tanahnya telah berpindah tangan selama 19 tahun tersebut memanfaatkan lahan yang dulunya sebagai lahan produktif pesawahan. Ada yang digarap kembali untuk menanam padi, ada juga yang digarap untuk tempat ternak, bahkan ada yang dipakai sebagai arena Motor Cross.
Seperti pengakuan Perbekel Desa Belalang, I Wayan Jono. Pembebasan lahan pada 1989 mencapai 65 hektar. Saat ini 95 persen kembali digarap kembali oleh petani sekitar, baik untuk lahan persawahan, parkir dan untuk peternakan. " Pemanfaatan lahan telah dilengkapi dengan surat perjanjian. Kami tidak ingin ada masalah dikemudian hari antara warga kami dengan investor," ujar Jono.
Di wilayah Desa Beraban, dari 300 hektar lahan yang dibebaskan investor, 75 hektar yang belum digarap investor dan dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai tempat peternakan sapi. "kami gunakan untuk ternak sapi, yang jumlahnya telah mencapai 250 hektar,"jelas Perbekel Desa Beraban, I Made Sumawa.Atas keberhasilan mengembangkan peternakan sapi itu, pihaknya memohon kepada pihak terkait dalam hal ini pemkab Tabanan membantu bibit sapi, mengingat animo masyarakat setempat memelihara sapi sangat tinggi.
Baca juga:
60.924 Ekor Sapi di Lombok Sembuh dari PMK
Sementara itu lahan tidur yang ada di Desa Pangkung Tibah, juga dimanfaatkan oleh warga setempat. Ada yang digunakan sebagai arena sirkuit motor cross, budidaya tanaman pangan."Warga juga memanfaatkan lahan tidur ini untuk peternakan sapi yang kini telah ada sekitar 400 hektar,"jelas I Ketut Nandra, Perbekel Desa Pangkung Tibah, Kemacatan Kediri.
Sedangkan lahan tidur yang berada di sepanjang pantai Soka juga digunakan oleh warga setempat sebagai lahan pertanian. Sejauh ini belum ada langkah kongkrit dari Pemkab Tabanan terkait ratusan lahan produktif yang dittinggal oleh investor Jakarta selama 19 tahun silam. (nod)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3312 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 782 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 724 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan