Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
Digulung Ombak, Siswa SMP Tenggelam
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Musibah tenggelam kembali melanda warga Jembrana. Dua kejadian sebelumnya menimpa Anang Saipul Hadi (23), warga Lingkungan Dauh Waru, Dauh Waru, Jembrana dan Mohamad Rifki Hamdani (5), bocah warga Dusun Pangkung Wani, RT 01, Desa Yeh Sumbul, Mendoyo. Kali ini dua orang siswa SMP, tenggelam digulung ombak di Pantai Dauh Pangkung, Pekutatan.
Dari informasi yang dihimpun, Jumat (23/10), kejadian naas berawal dari kedatangan sembilan siswa SMP ke pantai Dauh Pangkung, Pekutatan untuk bermain bola.
Setibanya di pantai tempat mereka biasa bermain bola, mereka langsung memainkan bola seperti layaknya kesebelasan yang sering mereka tonton di televisi.
Keasyikan mereka bermain tiba-tiba terganggu lantaran bolanya menggelinding menuju ke air. Kemudian beberapa diantara mereka mengejar bola tersebut bersama-sama agar tidak terseret ombak lebih jauh ke dalam.
Sayangnya, belum sempat bola tersebut mereka raih, ombak besar langsung menggulung mereka. Akibat gulungan ombak tersebut, dua siswa masing-masing Gede Setiawan Wiguna (14) dan Putu Kardiana (14), keduanya warga Dusun Temukus, Asah Duren, Pekutatan menghilang ditelan ombak yang cukup besar.
Kontan menghilangnya dua sahabat mereka membuat tujuh rekannya panik dan langsung meminta bantuan nelayan setempat untuk mencari Wiguna dan Kardiana.
Sementara salah satu diantara mereka jga berinisiatif untuk menghubungi kerabatnya Kardiana dan Wiguna untuk kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pekutatan.
Menerima laporan tersebut, Kapolsek Pekutatan, AKP. Made Suartana dan sejumlah anggotanya langsung meluncur TKP dan berkoordinasi dengan Polair guna bersama-sama dengan nelayan untuk melakukan pencarian. Setelah sekitar setengah jam, Wiguna berhasil ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa.
Baru satu korban berhasil kami temukan. Korban lainnya, Putu Kardiana masih dalam pencarian,kata Suartana seijin Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Suardana, Jumat (23/10). Orang tua korban yakni Wayan Sadiana, orang tua Wiguna merasa sgock melitah anaknya ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa.
Sementara Nengah Sirta, orang tua Kardiana, mengharapkan agar anaknya segera ditemukan. Hingga berita ini ditulis, pencarian Kardiana masih berlangsung.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5988 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4674 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2652 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2311 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan