Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 10 Juni 2026
Digulung Ombak, Siswa SMP Tenggelam
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Musibah tenggelam kembali melanda warga Jembrana. Dua kejadian sebelumnya menimpa Anang Saipul Hadi (23), warga Lingkungan Dauh Waru, Dauh Waru, Jembrana dan Mohamad Rifki Hamdani (5), bocah warga Dusun Pangkung Wani, RT 01, Desa Yeh Sumbul, Mendoyo. Kali ini dua orang siswa SMP, tenggelam digulung ombak di Pantai Dauh Pangkung, Pekutatan.
Dari informasi yang dihimpun, Jumat (23/10), kejadian naas berawal dari kedatangan sembilan siswa SMP ke pantai Dauh Pangkung, Pekutatan untuk bermain bola.
Setibanya di pantai tempat mereka biasa bermain bola, mereka langsung memainkan bola seperti layaknya kesebelasan yang sering mereka tonton di televisi.
Keasyikan mereka bermain tiba-tiba terganggu lantaran bolanya menggelinding menuju ke air. Kemudian beberapa diantara mereka mengejar bola tersebut bersama-sama agar tidak terseret ombak lebih jauh ke dalam.
Sayangnya, belum sempat bola tersebut mereka raih, ombak besar langsung menggulung mereka. Akibat gulungan ombak tersebut, dua siswa masing-masing Gede Setiawan Wiguna (14) dan Putu Kardiana (14), keduanya warga Dusun Temukus, Asah Duren, Pekutatan menghilang ditelan ombak yang cukup besar.
Kontan menghilangnya dua sahabat mereka membuat tujuh rekannya panik dan langsung meminta bantuan nelayan setempat untuk mencari Wiguna dan Kardiana.
Sementara salah satu diantara mereka jga berinisiatif untuk menghubungi kerabatnya Kardiana dan Wiguna untuk kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pekutatan.
Menerima laporan tersebut, Kapolsek Pekutatan, AKP. Made Suartana dan sejumlah anggotanya langsung meluncur TKP dan berkoordinasi dengan Polair guna bersama-sama dengan nelayan untuk melakukan pencarian. Setelah sekitar setengah jam, Wiguna berhasil ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa.
Baru satu korban berhasil kami temukan. Korban lainnya, Putu Kardiana masih dalam pencarian,kata Suartana seijin Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Suardana, Jumat (23/10). Orang tua korban yakni Wayan Sadiana, orang tua Wiguna merasa sgock melitah anaknya ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa.
Sementara Nengah Sirta, orang tua Kardiana, mengharapkan agar anaknya segera ditemukan. Hingga berita ini ditulis, pencarian Kardiana masih berlangsung.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli