Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Dihadiri 23 Kabupaten/Kota Se Indonesia

Beritabali.com, Negara

Selasa, 1 September 2009, 21:58 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Setelah Jero Wacik memukul kendang mebarung khas Jembrana sebagai pertanda dibukanya Parade Budaya Nusantara, 23 tim kesenian dari kabupaten/kota se Indonesia plus 1 kesenian dari Malaysia menunjukkan atraksinya. Di depan para undangan, mereka mempertunjukkan kesenian khasnya masing-masing.



Pawai diawali dengan penampilan Sanggar Seni Kumara Widya Suara yang berkolaborasi dengan para seniman di Jembrana dengan menampilkan garapan tari yang memvisualisasikan “Bhinneka Sandi Adnyana” yang merupakan tema pawai.



Kemudian disusul dengan penampilan seribu orang yang berperan sebagai barisan deeng (pasangan muda-mudi berpakaian khas Jembrana), barisan pajegan bunga, pajegan buah, barisan tedung dan barisan umbul-umbul.

Sebagai pemisah antar barisan diselingi dengan penampilan gong degdog, kendang mebarung, bleganjurserta kolaborasi jegog bleganjur. Setelah barisan itu berlalu disusul dengan penampilan kesenian-kesenian dari kabupaten/kota yang hadir dalam pawai kali.



Para delegasi kesenian tersebut menampilkan berbagai macam kesenian khas dari masing-masing daerahnya yang diawali dengan tampilnya seratus penari gandrung persembahan Kabupaten Banyuwangi, Jatim. Lalu disusul oleh Kota Probolinggo dengan menampilkan kolaborasi antara barong sai dengan kesenian Jaran Bodhag. Sementara Kabupaten Probolinggo yang menyusul berikutnya menampilkan kesenian Ngiring Kucing.

Yang unik, kendati tim kesenian Jepang absen dalam PBN kali ini namun tariannya berupa Tarian Yozakoi tetap hadir menyemarakkan pentas tahunan ini. Tarian yang menggambarkan semangat masyarakat Jepang dalam menghadapi krisis ekonomi pada tahun 1954 ini ditampilkan dengan apik oleh siswa-siswa SMPN 4 Mendoyo.

Sementara tim kesenian dari Malaysia menampilkan sebuah tari penyambutan lalu disusul dengan penampilan Kabupaten Tabanan yang hadir dengan kesenian okokannya, Kabupaten Buleleng mengirimkan Marching Band Ki Barak Panji Sakti sedangkan Kota Denpasar mengutus kesenian Sri Jagatnatha Rata Yatra.



Selain itu, semua tim kesenian yang mengikuti parade ini diberikan kesempatan berdisplay di depan tribun kehormatan yang disaksikan oleh Menbudpar, Jero Wacik dan seluruh undangan. (dey)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami