Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Dihadiri 23 Kabupaten/Kota Se Indonesia
Beritabali.com, Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Setelah Jero Wacik memukul kendang mebarung khas Jembrana sebagai pertanda dibukanya Parade Budaya Nusantara, 23 tim kesenian dari kabupaten/kota se Indonesia plus 1 kesenian dari Malaysia menunjukkan atraksinya. Di depan para undangan, mereka mempertunjukkan kesenian khasnya masing-masing.
Pawai diawali dengan penampilan Sanggar Seni Kumara Widya Suara yang berkolaborasi dengan para seniman di Jembrana dengan menampilkan garapan tari yang memvisualisasikan “Bhinneka Sandi Adnyana†yang merupakan tema pawai.
Kemudian disusul dengan penampilan seribu orang yang berperan sebagai barisan deeng (pasangan muda-mudi berpakaian khas Jembrana), barisan pajegan bunga, pajegan buah, barisan tedung dan barisan umbul-umbul.
Sebagai pemisah antar barisan diselingi dengan penampilan gong degdog, kendang mebarung, bleganjurserta kolaborasi jegog bleganjur. Setelah barisan itu berlalu disusul dengan penampilan kesenian-kesenian dari kabupaten/kota yang hadir dalam pawai kali.
Para delegasi kesenian tersebut menampilkan berbagai macam kesenian khas dari masing-masing daerahnya yang diawali dengan tampilnya seratus penari gandrung persembahan Kabupaten Banyuwangi, Jatim. Lalu disusul oleh Kota Probolinggo dengan menampilkan kolaborasi antara barong sai dengan kesenian Jaran Bodhag. Sementara Kabupaten Probolinggo yang menyusul berikutnya menampilkan kesenian Ngiring Kucing.
Yang unik, kendati tim kesenian Jepang absen dalam PBN kali ini namun tariannya berupa Tarian Yozakoi tetap hadir menyemarakkan pentas tahunan ini. Tarian yang menggambarkan semangat masyarakat Jepang dalam menghadapi krisis ekonomi pada tahun 1954 ini ditampilkan dengan apik oleh siswa-siswa SMPN 4 Mendoyo.
Sementara tim kesenian dari Malaysia menampilkan sebuah tari penyambutan lalu disusul dengan penampilan Kabupaten Tabanan yang hadir dengan kesenian okokannya, Kabupaten Buleleng mengirimkan Marching Band Ki Barak Panji Sakti sedangkan Kota Denpasar mengutus kesenian Sri Jagatnatha Rata Yatra.
Selain itu, semua tim kesenian yang mengikuti parade ini diberikan kesempatan berdisplay di depan tribun kehormatan yang disaksikan oleh Menbudpar, Jero Wacik dan seluruh undangan. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5972 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4664 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2304 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan