Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 13 Juni 2026
Dinkes Bangli Tingkatkan Waspada Penyebaran Hantavirus
BERITABALI.COM, BANGLI.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangli mulai meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran hantavirus di wilayah Kabupaten Bangli.
Langkah antisipasi dilakukan dengan memperketat pemeriksaan di fasilitas kesehatan serta mengintensifkan sosialisasi kepada masyarakat agar menjaga kebersihan lingkungan dan mencegah berkembangnya populasi tikus.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangli, I Dewa Gede Oka Darsana mengatakan penyakit yang ditularkan melalui tikus tersebut dapat menimbulkan gangguan kesehatan serius apabila tidak diantisipasi sejak dini. Hantavirus termasuk penyakit zoonosis, yakni penyakit yang ditularkan dari hewan ke manusia. Penularannya dapat terjadi melalui kontak langsung dengan urine, air liur, maupun kotoran tikus yang telah terinfeksi.
Gejala yang ditimbulkan pun disebut menyerupai flu berat, mulai dari demam tinggi, nyeri badan, batuk, hingga sesak napas. Untuk mencegah penyebaran lebih luas, Dinas Kesehatan Bangli telah menginstruksikan seluruh fasilitas kesehatan seperti puskesmas, klinik, hingga rumah sakit agar meningkatkan pengawasan terhadap pasien yang datang berobat dengan gejala serupa.
Selain pengawasan medis, sosialisasi kepada masyarakat juga terus digencarkan agar warga menjaga kebersihan lingkungan rumah dan sekitarnya sehingga tidak menjadi sarang tikus.
Langkah tersebut dinilai penting karena hantavirus dapat menular melalui lingkungan yang terkontaminasi kotoran, air liur, maupun urine tikus. Dengan kewaspadaan bersama, penyebaran hantavirus diharapkan dapat dicegah sejak dini.
Meski demikian, masyarakat diminta tetap tenang dan tidak panik karena hingga saat ini belum ditemukan kasus positif hantavirus di Kabupaten Bangli.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli