Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 18 Mei 2026
Direktur RS Indonesia di Gaza: Di Sini Lebih Buruk dari RS Al Shifa
BERITABALI.COM, DUNIA.
Direktur Rumah Sakit Indonesia di Jalur Gaza Mohammad Zakkout, mengatakan situasi di fasilitas medis tersebut lebih buruk dari RS Al Shifa di Gaza.
Zakkout menggambarkan kondisi di RS Indonesia "luar biasa buruk."
"Apa yang terjadi di sini lebih buruk daripada yang terjadi di Rumah Sakit Al Shifa, karena di sini rumah sakit yang lebih kecil," kata Zakkout pada Senin (20/11), dikutip Middle East Eye.
Al Shifa sempat digempur habis-habisan oleh Israel pada pekan lalu. Mereka mengerahkan tank dan penembak jitu untuk membunuh warga yang keluar dari rumah sakit tersebut.
Israel juga merangsek ke rumah sakit tersebut dan meluncurkan tembakan dan menyebabkan banyak orang tewas.
Zakkout mengungkapkan "pembantaian yang lebih besar" akan terjadi di RS Indonesia.
"Apa yang terjadi adalah hukuman mati bagi semua orang di rumah sakit," ujar dia.
Pasukan Israel menargetkan area sekitar RS Indonesia sejak Senin pagi. Imbas gempuran itu, 12 orang tewas.
Mereka juga mengerahkan tank-tank untuk mengepung RS Indonesia.
Israel melancarkan agresi sejak 7 Oktober lalu. Hari-hari setelah itu, ledakan terus terjadi dan korban berjatuhan.
Selama agresi, pasukan Israel juga menyerang warga dan objek sipil seperti sekolah, tempat ibadah, hingga rumah sakit.
Sejauh ini, total korban tewas akibat gempuran Israel mencapai 13.000.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1539 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1161 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1008 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 885 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah