Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Direktur RS Indonesia di Gaza: Di Sini Lebih Buruk dari RS Al Shifa
BERITABALI.COM, DUNIA.
Direktur Rumah Sakit Indonesia di Jalur Gaza Mohammad Zakkout, mengatakan situasi di fasilitas medis tersebut lebih buruk dari RS Al Shifa di Gaza.
Zakkout menggambarkan kondisi di RS Indonesia "luar biasa buruk."
"Apa yang terjadi di sini lebih buruk daripada yang terjadi di Rumah Sakit Al Shifa, karena di sini rumah sakit yang lebih kecil," kata Zakkout pada Senin (20/11), dikutip Middle East Eye.
Al Shifa sempat digempur habis-habisan oleh Israel pada pekan lalu. Mereka mengerahkan tank dan penembak jitu untuk membunuh warga yang keluar dari rumah sakit tersebut.
Israel juga merangsek ke rumah sakit tersebut dan meluncurkan tembakan dan menyebabkan banyak orang tewas.
Zakkout mengungkapkan "pembantaian yang lebih besar" akan terjadi di RS Indonesia.
"Apa yang terjadi adalah hukuman mati bagi semua orang di rumah sakit," ujar dia.
Pasukan Israel menargetkan area sekitar RS Indonesia sejak Senin pagi. Imbas gempuran itu, 12 orang tewas.
Mereka juga mengerahkan tank-tank untuk mengepung RS Indonesia.
Israel melancarkan agresi sejak 7 Oktober lalu. Hari-hari setelah itu, ledakan terus terjadi dan korban berjatuhan.
Selama agresi, pasukan Israel juga menyerang warga dan objek sipil seperti sekolah, tempat ibadah, hingga rumah sakit.
Sejauh ini, total korban tewas akibat gempuran Israel mencapai 13.000.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 584 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 453 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan