Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 16 Mei 2026
Ditabrak Motor Ngebut, Dadong Tewas
BERITABALI.COM, BULELENG.
Seorang nenek yang tengah menyeberang jalan di lintasan Jalan Setiabudi Kelurahan Penarukan Kecamatan Buleleng tewas di tempat akibat ditabrak sepeda motor yang melaju dengan kecepatan tinggi.
Peristiwa kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pengendara sepeda motor DK 2871 VJ, Roki Setiabudi (17) dengan pejalan kaki, Wayan Sujati (65) berawal saat korban menyeberang jalan. Namun akibat sepeda motor melaju dengan kencang, sang nenek akhirnya ditabrak hingga tewas di tempat.
Penyebab kecelakaan ini karena pengemudi sepeda motor kurang hati-hati saat melaju di Jalan Setiabudi Singaraja dan tidak melihat korban yang menyeberang karena malam hari, sehingga langsung ditabrak dan meninggal di TKP (tempat kejadian perkara), ungkap Kasat Lantas Polres Buleleng, AKP. Andi Prihastomo, Sabtu (20/12) di Mapolres Buleleng.
Selain disebabkan faktor pengendara sepeda motor, Laka Lantas yang merenggut korban jiwa di Jalan Setiabudi Singaraja tersebut juga disebabkan kurangnya penerangan jalan.
Lampu penerang jalan juga menjadi kendala yang sering menimbulkan laka lantas karena kondisi jalan gelap, ujar Prihastomo.
Pengendara sepeda motor Roki Setiabudi, warga Desa Baktiseraga Kecamatan Buleleng masih diamankan di Mapolres Buleleng, sedangkan Unit Laka Sat Lantas Polres Buleleng masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi termasuk menyita barang bukti satu sepeda motor DK 2871 VJ.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1421 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1079 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 921 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 815 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik