Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Ditarget Pendapatan Rp10 Miliar, Ini Kata Dirut RS Nyitdah

Senin, 8 Agustus 2022, 21:49 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Ditarget Pendapatan Rp10 Miliar, Ini Kata Dirut RS Nyitdah.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, TABANAN.

Rumah Sakit Nyitdah di Kecamatan Kediri mendapatkan tugas meraup penghasilan untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp10 miliar pada 2023 ternyata tidak menjadi persoalan. 

Direktur RS Nyitdah I Wayan Doddy Setiawan mengatakan setiap tahun rumah sakitnya selalu mendapatkan penghasilan hampir Rp 10 miliar. 

“Rata-rata selalu pada kisaran angka Rp9 hingga 10 miliar pertahun pendapatannya,” kata dr Doddy Senin (8/8). 

Untuk jumlah pendapatan tersebut, akan sepenuhnya dikembalikan lagi untuk operasional. Ia menjelaskan, karena RS Nyitdah sudah berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) sehingga bisa sepenuhnya menggunakan uang yang dihasilkan. 

“Tetap dihitung PAD, tapi akan kembali ke operasional,” katanya. 

Untuk saat ini biaya operasional paling tinggi di RS Nyidah adalah pembayaran honor pegawai kontrak yang setiap tahunnya mencapai Rp 5 miliar. 

Selain itu yang lumayan tinggi adalah biaya pemeliharaan dan penyediaan alat kesehatan.

“Untuk pemeliharaan anggarannya sekitar Rp200 hingga Rp300 juta setahun,” ujarnya. 

Sementara, untuk pendapatan paling tinggi dari layanan poliklinik dan rawat inap. Untuk poliklinik rata-rata pasien yang datang setiap harinya 50 hingga 70 orang. Untuk layanan rawat inap berkisar pada 25 pasein. 

RS Nyitdah masuk dalam layanan tipe C. Sebagai rumah sakit pemerintah, rumah sakit tipe C memiliki banyak saingan dari pihak swasta. Namun, dr Doddy tetap optimis karena masing-masing rumah sakit memiliki wilayah jangkauan. 

“Untuk RS Nyitdah itu biasaya melayani pasien dari kawasan Tabanan timur dan selatan,” ujarnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/tab



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami