Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 7 Agustus 2026
Ditemukan Telanjang, Bule Uganda Membusuk di Hotel
Rabu, 12 September 2018,
07:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com,Badung. Seorang perempuan asal Republik Uganda, Iryn Flavia Kisakye (42) ditemukan membusuk di kamar mandi Hotel Ronta Bungalows di Jalan Popies II Gang Ronta, Lantai III kamar nomor 27, Kuta, Selasa (11/9) siang sekitar pukul 12.00 Wita.
[pilihan-redaksi]
Saksi karyawan yang menemukan korban tewas di kamar mandi adalah I Gede Nyoman Surata (60) dan I Nyoman Dirga Tripayana. Kedua saksi menerangkan, sekitar pukul 12.00 Wita, mereka berada di lantai bawah dan mencium bau busuk dari kamar atas. Penasaran asal bau tersebut, saksi mengambil kunci serep untuk membuka kamar yang mengeluarkan bau busuk tersebut.
Saksi karyawan yang menemukan korban tewas di kamar mandi adalah I Gede Nyoman Surata (60) dan I Nyoman Dirga Tripayana. Kedua saksi menerangkan, sekitar pukul 12.00 Wita, mereka berada di lantai bawah dan mencium bau busuk dari kamar atas. Penasaran asal bau tersebut, saksi mengambil kunci serep untuk membuka kamar yang mengeluarkan bau busuk tersebut.
Namun saat dibuka tidak bisa karena terkunci dari dalam. Saksi kemudian mengintip dari balik jendela sebelah pintu yang terbuka dan memasukkan tangannya ke arah pintu. Setelah pintu terbuka, saksi kaget melihat perempuan asal Uganda itu sudah terlentang tanpa menggunakan pakaian, kedua kakinya mengangkang dan dari anus mengeluarkan kotoran. Selain itu, di lantai ditemukan cairan warna kuning yang diduga keluar dari tubuh korban.
Sementara saksi karyawan lainnya yakni Nyoman Pohaji menerangkan, dia bertemu terakhir dengan korban 4 hari lalu, pada saat pintu kamar korban terbuka dan saksi bersih-bersih di luar kamar korban. “Korban pernah mengeluh sakit pada pinggangnya kepada saksi dan pernah disuruh mengantar beli Obat di Apotik Pasar Kuta sekitar 2 Minggu yang lalu. Obat untuk sakit apa saya tidak tahu,” beber saksi dalam penjelasannya ke polisi.
[pilihan-redaksi2]
Sementara aparat kepolisian Polsek Kuta yang menyelidiki kematian korban di hotel Ronta Kuta, tidak menemukan tanda tanda kekerasan di tubuhnya. Diduga kuat, berdasarkan hasil keterangan saksi dan olah TKP, kematian korban akibat sakit yang dideritanya. Apalagi di kamar tersebut ditemukan berbagai macam obat seperti 2 pepel bisolvon, 1 arcoxia, 1 panadol, 2 celebrex, 1 bisolvori, 1 provelym dan dua kondom.
Sementara aparat kepolisian Polsek Kuta yang menyelidiki kematian korban di hotel Ronta Kuta, tidak menemukan tanda tanda kekerasan di tubuhnya. Diduga kuat, berdasarkan hasil keterangan saksi dan olah TKP, kematian korban akibat sakit yang dideritanya. Apalagi di kamar tersebut ditemukan berbagai macam obat seperti 2 pepel bisolvon, 1 arcoxia, 1 panadol, 2 celebrex, 1 bisolvori, 1 provelym dan dua kondom.
“Untuk sementara korban meninggal dunia diduga karena sakit. Kami masih menunggu hasi Outopsi dari RSUP Sanglah, Denpasar,” terang Kapolsek Kuta AKP Teuku Ricki Fadliansahah didampingi Panit Buser Iptu Budi, Selasa (11/9). (bbn/Spy/rob)
Berita Badung Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4223 Kali
02
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1444 Kali
03
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 943 Kali
04
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 875 Kali
05
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 763 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026