Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Dua Guru SMKN 2 Negara Ditahan dalam Kasus Dugaan Korupsi Dana Revitalisasi
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kejaksaan Negeri Jembrana menerima pelimpahan tahap II dua tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi dana bantuan SMK yang direnovasi atau direvitalisasi melalui APBN pada SMK Negeri 2 Negara tahun anggaran 2019.
Penyerahan tersangka dan barang bukti dari penyidik Polres Jembrana kepada Jaksa Penuntut Umum Kejari Jembrana dilaksanakan pada Selasa (14/10/2025) di Kantor Kejaksaan Negeri Jembrana. Kedua tersangka berinisial AM dan IKS.
Kepala Kejaksaan Negeri Jembrana Salomina Meyke Saliama menjelaskan, tersangka AM merupakan guru di SMK Negeri 2 Negara yang juga anggota tim teknis pembimbing perencanaan dan pengawasan, sementara tersangka IKS adalah penanggung jawab teknis tim renovasi atau revitalisasi sekolah tersebut.
Dalam pelaksanaan proyek, kedua tersangka bersama terpidana Adam Iskandar Bunga, S.T., diduga tidak menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagaimana mestinya. Mereka justru melakukan pemotongan dana bantuan dengan cara meminta komisi sebesar 15 persen dari total nilai pekerjaan senilai Rp239.787.600.
“Dana yang dipotong kemudian digunakan untuk kepentingan pribadi para tersangka dan tidak pernah dilaporkan maupun dikembalikan ke kas negara,” jelas Kajari.
Selain itu, selama proses pembangunan, tim teknis juga tidak melakukan pengarahan maupun pengawasan terhadap para pekerja. Seluruh pekerjaan bahkan dilaksanakan langsung oleh tersangka IKS, sedangkan anggota tim lainnya hanya menandatangani dokumen kegiatan.
Dari hasil penyidikan, ditemukan sejumlah penyimpangan dalam penggunaan dana, baik dari sisi teknis, administrasi, maupun keuangan. Terdapat perbedaan antara laporan dan nota pembelian asli, serta ketidaksesuaian antara volume pekerjaan dengan laporan yang disampaikan.
“Akibat perbuatan para tersangka, negara mengalami kerugian sebesar Rp496.494.476,” ungkapnya.
Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 2 jo. Pasal 18 dan Pasal 3 jo. Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999** tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001, jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
Saat ini, Jaksa Penuntut Umum akan segera melimpahkan berkas perkara tersebut ke pengadilan. Kedua tersangka ditahan selama 20 hari ke depan di Rutan Kelas IIB Negara untuk menunggu proses persidangan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5805 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4596 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2558 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2203 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2190 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan