Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 14 Mei 2026
Dua Nelayan Temukan Mutiara Oranye Langka, Ditawar Rp4,6 Miliar
BERITABALI.COM, DUNIA.
Dua nelayan di Thailand menemukan sebuah mutiara oranye yang sudah ditawar oleh seorang konglomerat China dengan harga Rp 4,6 miliar.
Menyadur New York Post, Minggu (7/2/2021) Hatchai Niyomdecha (37) dan Worachat Niyomdecha (35) sedang berjalan di pantai Nakhon Si Thammarat di Teluk Thailand pada 27 Januari.
Saat berjalan-jalan, kedua nelayan tersebut melihat pelampung yang ditinggalkan dan ada sejumlah kerang di baliknya.
Kakak beradik tersebut kemudian mengambil tiga ekor kerang dari pelampung tersebut dan berencana akan menyantapnya bersama ayah mereka.
Tetapi, saat ayah mereka, Bangmad Niyomdecha (60), membersihkan cangkang kerang, ia menemukan sesuatu yang jauh lebih berharga.
Mutiara dengan warna tangerine, yang berukuran selebar uang receh dan beratnya 7,68 gram, ditemukan pada kerang mutiara jenis Melo, berbeda dengan mutiara tiram pada umumnya.
Mutiara yang sangat langka ini, yang terbentuk dalam gastropoda asli perairan Asia, dapat ditemukan dalam warna cokelat hingga oranye.
Mutiara langka dan mahal tersebut membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk terbentuk daripada mutiara pada umumnya.
Hatchai, yang keluarganya berasal dari komunitas nelayan miskin, percaya bahwa takdir yang membawanya ke harta karun tersebut.
"Seorang lelaki tua berkulit putih dengan kumis panjang menyuruh saya untuk datang ke pantai agar saya dapat menerima hadiah. Saya pikir dia menuntun saya untuk menemukan mutiara," katanya tentang mimpi yang dia alami beberapa hari sebelum menemukan mutiara tersebut.
"Saya ingin menjual mutiara dengan harga tertinggi. Uang tidak hanya mengubah hidup saya, itu akan mengubah takdir saya. Seluruh keluarga saya akan memiliki kehidupan yang lebih baik." katanya kepada Viral Press.
Sejak itu, dia didekati oleh setidaknya tiga pembeli, dua di antaranya menawarnya dengan harga rendah.
Keluarga tersebut sedang bernegosiasi dengan pembeli dari China yang diduga menawarkan 10 juta Baht (sekitar Rp4,6 miliar) setelah ditinjau langsung, yang dijadwalkan akhir bulan ini.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1259 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 976 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 805 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 735 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik