Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 16 Mei 2026
Duduk Bersama Neneng di Warung Arema, Polisi Ditebas Pakai Parang
Senin, 2 April 2018,
06:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Beritabali.com, Gianyar. Seorang anggota Polisi, I Made Jaya (55) terpaksa dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami luka robek di leher sebelah kanan dan telinga kanan. Anggota Polisi yang bertugas di Polsek Ubud Gianyar itu dibacok oleh seorang pemuda bernama I Wayan Indra Widiata alias Kotin (27) saat berada di Warung Arema Jalan Raya Sayan Br Sindu, Sayan, Ubud, Gianyar, Minggu (1/4) dinihari.
[pilihan-redaksi]
Insiden pembacokan ini diduga bermotif cemburu dan ketersinggungan. Berawal korban I Made Jaya yang tinggal di Br. Tebesaya Ds. Peliatan, Ubud, Gianyar, mendatangi Warung Arema sekitar pukul 03.00 dinihari, hendak minum teh hangat.
Ia kemudian mendatangi meja, dimana sudah menanti duduk seorang perempuan bernama Neneng (20) asal Sukabumi, Jawa Barat. "Mereka duduk satu meja dan sudah saling kenal. Neneng itu karyawan Warung Damai, Kedewatan Ubud," kata sumber dilapangan, Senin (2/4).
Singkat cerita, muncullah pelaku mengendarai mobil Toyota Agya warna putih DK 1142 AK dan bergegas menghampiri Neneng. Pelaku bernama I Wayan Indra Widarta kemudian mengajak perempuan cantik itu ikut ke mobilnya. Namun Neneng menolak.
Karuan saja, pria yang akrab dipanggil Kotin itu marah-marah. Secepat kilat, pelaku mengambil gelas milik korban dan memecahkan gelas di kepalanya sendiri sembari berkata "Saya sudah biasa memecahkan gelas di kepala,".
Tidak terima melihat aksi arogansi pelaku, korban yang merupakan anggota Polsek Ubud itu tersinggung, sehingga terjadilah cekcok antara keduanya.
[pilihan-redaksi2]
Tak lama, pelaku pergi ke mobilnya dan kembali ke warung dengan membawa parang sepanjang 65 centimeter. Parang tajam itu sontak diayunkan ke gelas korban sehingga pecah dan berserakan di lantai.
Pelaku kemudian mengayunkan parang ke arah korban dan mengenai leher sebelah kanan dan telinga kanan robek. Dalam kondisi berdarah-darah, korban lari ke kamar belakang di warung tersebut. Sedangkan pelaku langsung menuju mobilnya dan pergi.
Beberapa orang warga yang melihat kejadian segera melarikan korban ke RS Ari Canti Mas Ubud, Gianyar, diantar oleh Pecalang setempat. Sementara jajaran Polsek Ubud yang menerima laporan mendatangi TKP dan memeriksa saksi saksi.
Berselang beberapa jam saja, Polisi berhasil menangkap pelaku di rumahnya di Br. Badung, Melinggih, Payangan, Gianyar. Barang bukti senjata tajam jenis parang turut diamankan.
Kanitreskrim Polsek Ubud, Iptu Bangkit Dananjaya membenarkan kejadian tersebut. Namun dia enggan membeberkan kejadian sebenarnya.
"Untuk data itu silahkan hubungi Kapolsek," jelasnya. [bbn/spy/psk]
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1425 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1081 Kali
03
04
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 925 Kali
05
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 818 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026