Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Dugong Mati Terdampar di Pantai Perancak Jembrana
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Seekor mamalia laut jenis Dugong (Duyung) ditemukan dalam kondisi mati terdampar di Pantai Desa Perancak, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, pada Sabtu pagi (19/7/2025), sekitar pukul 07.15 WITA.
Temuan ini pertama kali dilaporkan oleh Kelompok Pelestari Penyu Kurma Asih kepada Balai KSDA Bali Resor Jembrana.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim langsung menuju lokasi dan memastikan keberadaan satwa dilindungi tersebut. Hal ini disampaikan, Kepala Sub Bagian Tata Usaha BKSDA Bali Kadek Andina Widiastuti, Sabtu (17/7/2025).
"Hasil identifikasi oleh tim Resor Jembrana dan dokter hewan dari Yayasan Jaringan Satwa Indonesia menyebutkan bahwa mamalia laut itu adalah seekor Dugong betina dengan panjang tubuh 2,56 meter dan lebar 1,6 meter," paparnya.
Untuk mengetahui penyebab kematian, tim melakukan nekropsi di lokasi. Hasil sementara menunjukkan adanya peradangan dan perubahan warna pada sistem pernapasan, yang diduga menjadi penyebab utama kematian Dugong tersebut.
"Setelah proses identifikasi dan pemeriksaan selesai, bangkai satwa langsung dikuburkan di lokasi pantai pada pukul 13.30 WITA di hari yang sama, disaksikan oleh berbagai pihak," papar Widiastuti.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5847 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4600 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2566 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2209 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2194 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan