Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 27 September 2026
Duta Klungkung dan Denpasar Tampilkan Kisah Tantri di Gong Kebyar Anak-Anak
Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-40
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Giliran duta kabupaten Klungkung dan duta kota Denpasar yang unjuk gigi dalam Parade Gong Kebyar Anak-Anak pada Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-40, Kamis malam (5/7) di panggung terbuka Ardha Candra, Taman Budaya, Denpasar. Duta kabupaten Klungkung yakni Sekaa Gong Kebyar Anak-anak Gentorang menampilkan fragmentari dengan lakon ‘Panas Dalam’.
Fragmentari ‘Panas Dalam’ mengisahkan kemarahan sekor monyet kepada Kedis Sangsiah yang berujung dengan perusakan sarang oleh monyet. Kisah ini mengajak penonton untuk tidak mengambil tindakan berdasar amarah belaka. Selain fragmentari Kelompok itujuga menampilkan tabuh dan tarian yang amat memukau.
“Kami menampilkan Tabuh Kreasi Pepanggulan “Api Caru”, rejangan Surya Namaskar”, dan tari Legong Kuntul,” tutur I Wayan Soma Baskara, Koordinator Sekaa Gong Kebyar Anak-anak Gentorang. Bagi Baskara, mengurus kelangsuan kesenian ialah guna mempertanggung jawabkan ilmu yang didapatkan dalam perguruan tinggi.
Bila berbicara alasan mendasar dalam berkesenian lain lagi pendapat Koordinator Sekaa Gong Anak-anak Gurnita Raray selaku duta kota Denpasar, I Wayan Murta. “Berkesenian awalnya cuma hobi. Lama-lama jadi keterusan,” ucap Murta sembari menunjukan senyum tipisnya. Hal itu pula yang menjadikan dirinya menggarap penampilan Duta Kota Denpasar degan sepenuh hati.
“Kami menampilkan Tabuh Kreasi pepanggulan “Kumara Jaya”, Tari Rerejangan “Rejang Pratista”, Legong lasem, dan Fragmentari “Nyanggem Sadhu,” tutur I Wayan Murta. Frangmentari “Nyanggem Sadhu” mengisahkan sepasang kura-kura yang hendak berpindah dari tempat tinggalnya, Kundawati.
Dikisahkan seekor angsa mau membantunya asalkan menjalankan syarat yang diberikan. Kura-kura pun menyangguminya. Hanya saja di tengah perjalanan, tipu muslihat dua ekor anjing membawa kura-kura pada ajalnya. Telah lama berkecimpung dalam seni membuat Murta berharap agar seniman dapat lebih diperhatikan.[bbn/rls/mul]
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8480 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5829 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3653 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2482 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar