Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 29 September 2026
Ekstrak Ethanol Daun Kemangi Berpotensi Sebagai Insektisida "Aedes Aegypti"
Minggu, 31 Maret 2019,
06:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Ekstrak ethanol daun kemangi berpotensi sebagai insektisida terhadap nyamuk Aedes aegypti. Hal ini karena Ekstrak ethanol daun kemangi mengandung golongan senyawa flavonoid, saponin, tanin dan triterpenoid/steroid.
[pilihan-redaksi]
Senyawa flavonoid bersifat racun melalui aromanya yang sangat tajam. Pencernaan serangga juga dapat dirusak oleh senyawa saponin. Kemampuan mencerna makanan dapat menurun akibat senyawa tanin yang menurunkan efektivitas enzim pencernaan pada serangga.
Senyawa flavonoid bersifat racun melalui aromanya yang sangat tajam. Pencernaan serangga juga dapat dirusak oleh senyawa saponin. Kemampuan mencerna makanan dapat menurun akibat senyawa tanin yang menurunkan efektivitas enzim pencernaan pada serangga.
Data tersebut terungkap dalam sebuah artikel berjudul “Efektivitas Ekstrak Ethanol Daun Kemangi (Ocimum Sanctum) Sebagai Insektisida Terhadap Nyamuk Aedes Aegypti” yang dipublikasikan dalam E-Jurnal Medika, volume 7 nomor 12 tahun 2018. Artikel ditulis oleh Ni Putu Ayu Elistya Ning Purwani dan I Kadek Swastika dari Fakultas Kedokteran Universitas Udayana.
Ni Putu Ayu Elistya Ning Purwani dan I Kadek Swastika menuliskan flavonoid merusak tubuh nyamuk melalui organ respirasi serangga yang dikenal dengan spirakel. Spirakel yang rusak mengakibatkan serangga tidak bisa bernafas dan akhirnya mati.
[pilihan-redaksi2]
Semakin lama terpapar bahan aktif dari insektisida akan menyebabkan semakin banyak akumulasi bahan tersebut di dalam tubuh nyamuk, hal ini yang menyebabkan kematian nyamuk.
Semakin lama terpapar bahan aktif dari insektisida akan menyebabkan semakin banyak akumulasi bahan tersebut di dalam tubuh nyamuk, hal ini yang menyebabkan kematian nyamuk.
Saponin merusak struktur dan permeabilitas sel membran serangga, sehingga menyebabkan komponen di dalam sel bocor, keluar dan akhirnya menyebabkan kematian serangga.
Kematian nyamuk Aedes agypti juga disebabkan oleh eugenol yang bersifat neurotoksik serta mempengaruhi sistem saraf serangga.[bbn/ E-Jurnal Medika/mul]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8518 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5862 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3680 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2510 Kali
05
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026