Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 16 Mei 2026
Empat Orang Tewas Dibunuh di Sebuah RS, Satu Karyawan Ditahan
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sedikitnya empat orang tewas di sebuah rumah sakit Jerman dan polisi menahan seorang karyawan yang diduga melakukan tindakan keji tersebut.
Menyadur Washington Post, Kamis (29/4/2021) seorang juru bicara polisi negara bagian Brandenburg mengatakan petugas mendapat panggilan ke Klinik Oberlin pada pukul 09.00 malam waktu setempat pada Rabu (28/4).
Setibanya di klinik tersebut, petugas menemukan empat orang tewas dan satu orang dalam kondisi terluka parah, katanya. "Para korban menunjukkan tanda-tanda kekerasan eksternal yang signifikan," kata juru bicara polisi Thorsten Herbst kepada The Associated Press.
Herbst mengatakan polisi sudah menahan seorang wanita yang "sangat dicurigai" atas pembunuhan itu, tetapi tidak memberikan rincian lebih lanjut.
Surat kabar lokal Potsdamer Neueste Nachrichten melaporkan para korban adalah pasien di klinik tersebut dan wanita yang ditahan itu adalah seorang karyawan.
Petugas hingga kini masih berada di tempat kejadian dan penyidik TKP juga telah terlihat di klinik tersebut untuk melakukan penyelidikan. Berbasis di Potsdam, Klinik Oberlin adalah rumah sakit ortopedi spesialis dengan sekitar 160 tempat tidur dan 300 staf, menurut situs webnya. Potsdam berada di tepi barat daya ibu kota Jerman, Berlin.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1425 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1081 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 925 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 818 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik