Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Empat Warga Gianyar Terserang Penyakit Lumpuh Kaku
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Empat warga di Desa Pupuan,Gianyar, Bali, terjangkit penyakit aneh yakni lumpuh kaku pada bagian kaki. Menurut dokter Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah Denpasar, penyakit ini diduga akibat faktor kelainan genetika.
Empat pasien lumpuh kaku ini dirawat bersamaan di RSUP Sanglah Denpasar. Tiga diantaranya merupakan saudara kandung.
Mereka berasal dari desa yang sama, yaitu Desa Pupuan,
Kecamatan Tegalalang, Gianyar.
Menurut salah satu penderita lumpuh kaku, I Made Bertog (40 tahun), kakinya sulit digerakkan sejak tiga tahun terakhir. "Sebelum lumpuh kaku seperti ini, kaki saya sering kesemutan sejak 10 tahun terakhir,jelasnya.
Menurut ahli syaraf RSUP Sanglah, dokter Ida Bagus Kusuma Putra, keempat pasien diduga kuat mengalami lumpuh kaku. Penyebabnya adalah karena faktor kelainan genetika atau keturunan
.
"Penyakit ini berbeda dibanding lumpuh layu. Penyakit lumpuh kaku menyerang susunan syaraf pusat dalam kurun waktu sepuluh hingga dua puluh tahun. Sementara lumpuh layu menyerang pada dinding otot,jelas Bagus.
Penyakit lumpuh kaku tergolong penyakit yang sulit disembuhkan. Penanganan pasien hanya bisa dilakukan dengan cara pemberian
tambahan vitamin, nutrisi, dan fisio terapi. Perawatan ini berguna untuk melemaskan urat syaraf pada bagian tubuh yang terserang penyakit.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5847 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4600 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2566 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2209 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2194 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan