Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 2 Agustus 2026
Empat Warga Patemon Dipasung 20 tahun
Petemon
BERITABALI.COM, BULELENG.
Empat warga Desa Patemon, Kecamatan Seririt yang dipasung sejak dua puluh tahun lalu diantaranya, Putu Antasa (50) warga Dusun Uma, I Gusti Ayu Diahmika (55), warga Dusun Jeroan, serta kakak beradik Kadek Pradnyan (35) dan Komang Anggreni (21), warga Dusun Pemaroan.
Wayan Musti (75) ibu kandung Putu Antasa menuturkan, anaknya telah dipasung sejak dua puluh tahun lalu, karena ditakutkan membuat keributan dan membahayakan orang.
”Ya, sejak lama sudah saya rantai karena ingin pergi saja dan biar tidak membahayakan orang lain, sudah saya bawa berobat ke Rumah Sakit Jiwa Bangli, tapi tidak sembuh,” ungkapnya.
Putu Antasa yang telah dikarunai istri dan tiga orang anak pernah bekerja sebagai penjaga sekolah di SDN 1 Patemon dan tiba-tiba saja dua puluh tahun lalu mengalami gangguan jiwa.
”Apa daya, biaya mahal sehingga saya ajak pulang. Dan biaya itu saya dapat dari meminjam di sana-sini, sampai sekarang belum lunas terbayar, “ ujar Musti.
Hal sama juga terlihat pada I Gusti Ayu Diahmika serta kakak beradik Kadek Pradnyan dan Komang Anggreni yang terlihat dipasung dengan dirantai keluarganya.
Meski dipasung, ke 4 orang yang malang ini tetap diperhatikan oleh keluarganya. (sas)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 296 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 223 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 187 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun