Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 28 September 2026
Erupsi Gunung Agung Disebabkan Kelebihan Tekanan Bukan Karena Hujan
Selasa, 22 Januari 2019,
06:20 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Adanya erupsi yang terjadi dua kali dalam waktu 15 menit pada Senin (21/1), memang di saat wilayah Karangasem diguyur hujan lebat. Namun bukanlah hujan jadi penyebab terjadinya erupsi Gunung Agung saat ini.
Hal itu dibeberkan Kasubid Mitigasi Bencana Wilayah Timur, Devy Kamil Syahbana, bahwa erupsi yang terjadi hari ini dan beberapa hari lalau itu terjadi karena terjadinya kelebihan tekanan atau Over Pressure yang terjadi di dalam perut Gunung Agung.
Menurutnya tekanan ini bisa bersumber dari material magma yang naik secara masif maupun berupa gas-gas magmatik yang naik sedikit-sedikit untuk kemudian terakumulasi di kedalaman tertentu.
Lanjutnya, bahwa akumulasi dan tekanan gas magmatik disertai naiknya material magma yang masif tersebut mengakibatkan lapisan penutup bagian atas permukaan kawah tidak lagi mampu menahan tekanan sehingga terjadilah erupsi.
"Ada beberapa faktor lainnya yaitu faktor eksternal yang juga memicu terjadinya erupsi tersebut, diantaranya terjadinya gempa tektonik, efek tidal dan lainnya," ungkapnya.
Air hujan, kata dia jika masuk ke dalam sistem vulkanik dan berinteraksi dengan uap magma yg panas, bisa juga memicu terjadinya hembusan bahkan letusan. Namun, ditegaskan Devy Kamil yang perlu diingat bahwa bukan hujan yg menyebabkan adanya erupsinya.
Hujan kata dia hanya menjadi faktor trigger dari luar, hanya jika gunung apinya sedang kelebihan tekanan. Namun ditegaskannya, tidak semua gunung api langsung reaktif meletus karena hujan.
“Sekarang kan musim hujan, kalau memang hanya hujan yang menyebabkan erupsi, kenapa hanya Gunung Agung yang erupsi? Sementara gunung api lainnya tidak," Tandasnya.
Sebelumnya pihak PVMBG menginformasikan pada Senin (21/1) telah terjadi erupsi Gunung Agung pada pukul 16.45 Wita dan 17.00 Wita. Hingga saat ini gunung tertinggi di Bali ini masih di guyur hujan deras dan tetap pada status Siaga di Level III.
Diimbau bagi masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di sekitar aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung agar mewaspadai potensi ancaman bahaya sekunder berupa aliran lahar hujan yang dapat terjadi terutama pada saat ini hujan terus mengguyur deras.
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/maw
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8495 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5838 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3661 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2490 Kali
05
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026