Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 16 Mei 2026
Facebook Luncurkan Filter Berita Hoax di Jerman
Rabu, 18 Januari 2017,
07:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Facebook juga menghadapi kecaman di Jerman karena dianggap tidak memberikan tanggapan yang cukup terhadap ujaran kebencian.
Financial Times mewartakan, Facebook meluncurkan langkah-langkah untuk mengatasi penyebaran berita palsu atau hoax di Jerman, beberapa bulan sebelum negara itu menyelenggarakan pemilihan umum nasional.Jaringan media sosial itu baru-baru ini mengatakan grup media investigasi Corrective akan menjadi pihak luar pertama yang mencari fakta di Jerman dan Facebook sedang berusaha mengajak organisasi media lain. Informasi terbaru untuk memudahkan pelaporan berita palsu akan diluncurkan segera di Jerman.
Facebook bulan lalu meluncurkan rencana untuk berfokus pada pelaku "hal terburuk dari yang terburuk'' dan bermitra dengan pencari fakta lain dan organisasi berita, termasuk kantor berita Associated Press, untuk memilih berita yang benar, bukan berita karangan.Seorang juru bicara Facebook mengatakan perusahaan telah dalam diskusi dengan kelompok media dan penerbitan Jerman dan bekerja untuk mendapatkan lebih banyak mitra.Jerman dijadwalkan mengadakan pemilihan nasional September nanti.
Facebook juga menghadapi kecaman di Jerman karena dianggap tidak memberikan tanggapan yang cukup terhadap pernyataan kebencian.Pemerintah Jerman telah khawatir bahwa pemilu nantinya dapat dipengaruhi oleh penyebaran berita palsu dan peretesan kampanye politik, setelah cerita palsu seperti Paus mendukung presiden terpilih Donald Trump menyebar dengan cepat selama pemilu AS dan laporan intelijen AS baru-baru ini ditemukan Rusia dimaksudkan untuk mempengaruhi pemilu dengan hacking Komite Nasional Partai Demokrat.
Pemerintah Jerman mengumumkan bulan lalu itu berencana hukum yang akan mengenakan denda hingga 500.000 euro pada Facebook penyebaran berita palsu.Kanselir Jerman Angela Merkel telah memperingatkan ada tanda-tanda bahwa serangan online dan informasi yang salah datang dari Rusia bisa "memainkan peran dalam kampanye pemilu".
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1428 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1084 Kali
03
04
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 928 Kali
05
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 819 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026